Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sarapan Nasi Bantu Cegah Bau Mulut

    Share

    Amanda_juliana

    62
    09.07.13

    Sarapan Nasi Bantu Cegah Bau Mulut

    Post  Amanda_juliana on Mon Aug 19, 2013 8:22 am


    Nafas bau bikin kita minder berbicara dengan orang lain. Biasanya hal ini terjadi jika kita tak makan dalam waktu lama, seperti saat berpuasa. Namun, ada cara alami mengatasinya selain gosok gigi.

    Bau mulut dikenal dengan istilah halitosis dalam dunia medis. Hal ini sering disebabkan oleh akumulasi hidrogen sulfida di lidah. Senyawa inilah yang bertanggung jawab atas bau menusuk dari telur busuk, gunung berapi, dan kotoran.

    Sel-sel mati, bakteri, dan sisa makanan bertumpuk di lidah seperti kotoran berakumulasi di kulit. Wujudnya seperti selaput putih yang membuat lidah terasa seperti 'berbulu'. Selaput itu adalah lapisan kotoran yang membusuk dan berbau hidrogen sulfida.

    Jika lapisan selaput tersebut terlalu tebal atau dibiarkan terlalu lama, ia akan masuk ke tenggorokan. Jika hal ini terjadi, menggosok gigipun tak akan menghilangkan bau mulut. Apalagi bakteri di kotoran dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal lainnya di luar halitosis!

    Untuk mencegah pembentukan selaput putih, ada cara lain selain rajin menggosok gigi, yakni sarapan. Makanan yang dikunyah hingga menjadi gumpalan (bolus) dapat mengikis selaput di lidah Anda saat bersantap.

    Karena kotoran sebagian besar berakumulasi saat kita tidur, sarapan adalah waktu makan yang paling penting untuk memecah lapisan tersebut sebelum tertelan. Minuman atau makanan cair tak cukup untuk membersihkan selaput tersebut.

    Rocket News 24 menyarankan kita makan nasi, roti, atau bagel. Kalau terbiasa makan buah, nanas atau kiwi bisa dicoba. Keduanya mengandung enzim yang bisa memecah selaput tersebut. Setelah sarapan, Anda bisa menggosok gigi dan memakai alat pembersih lidah.

    Stres seperti saat gugup presentasi juga bisa membuat mulut mengering dan meningkatkan efek halitosis. Untuk mengatasinya, tempatkan sesendok teh hijau bubuk di bagian tengah lidah, lalu gosokkan dengan lidah ke langit-langit mulut. Seluruh bagian lidahpun tertutupi bubuk teh.

    Cara ini bisa dilakukan karena polifenol dalam daun teh menghambat bakteri penyebab bau mulut lebih baik daripada permen mint dan menggosok gigi. Wah, bisa dicoba!



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:02 pm