Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Today at 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Today at 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Sarapan Nasi Bantu Cegah Bau Mulut

    Share

    Amanda_juliana

    62
    09.07.13

    Sarapan Nasi Bantu Cegah Bau Mulut

    Post  Amanda_juliana on Mon Aug 19, 2013 8:22 am


    Nafas bau bikin kita minder berbicara dengan orang lain. Biasanya hal ini terjadi jika kita tak makan dalam waktu lama, seperti saat berpuasa. Namun, ada cara alami mengatasinya selain gosok gigi.

    Bau mulut dikenal dengan istilah halitosis dalam dunia medis. Hal ini sering disebabkan oleh akumulasi hidrogen sulfida di lidah. Senyawa inilah yang bertanggung jawab atas bau menusuk dari telur busuk, gunung berapi, dan kotoran.

    Sel-sel mati, bakteri, dan sisa makanan bertumpuk di lidah seperti kotoran berakumulasi di kulit. Wujudnya seperti selaput putih yang membuat lidah terasa seperti 'berbulu'. Selaput itu adalah lapisan kotoran yang membusuk dan berbau hidrogen sulfida.

    Jika lapisan selaput tersebut terlalu tebal atau dibiarkan terlalu lama, ia akan masuk ke tenggorokan. Jika hal ini terjadi, menggosok gigipun tak akan menghilangkan bau mulut. Apalagi bakteri di kotoran dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal lainnya di luar halitosis!

    Untuk mencegah pembentukan selaput putih, ada cara lain selain rajin menggosok gigi, yakni sarapan. Makanan yang dikunyah hingga menjadi gumpalan (bolus) dapat mengikis selaput di lidah Anda saat bersantap.

    Karena kotoran sebagian besar berakumulasi saat kita tidur, sarapan adalah waktu makan yang paling penting untuk memecah lapisan tersebut sebelum tertelan. Minuman atau makanan cair tak cukup untuk membersihkan selaput tersebut.

    Rocket News 24 menyarankan kita makan nasi, roti, atau bagel. Kalau terbiasa makan buah, nanas atau kiwi bisa dicoba. Keduanya mengandung enzim yang bisa memecah selaput tersebut. Setelah sarapan, Anda bisa menggosok gigi dan memakai alat pembersih lidah.

    Stres seperti saat gugup presentasi juga bisa membuat mulut mengering dan meningkatkan efek halitosis. Untuk mengatasinya, tempatkan sesendok teh hijau bubuk di bagian tengah lidah, lalu gosokkan dengan lidah ke langit-langit mulut. Seluruh bagian lidahpun tertutupi bubuk teh.

    Cara ini bisa dilakukan karena polifenol dalam daun teh menghambat bakteri penyebab bau mulut lebih baik daripada permen mint dan menggosok gigi. Wah, bisa dicoba!



      Waktu sekarang Mon Jan 16, 2017 7:48 pm