Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Yesterday at 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Asal Tidak Dijus, Bluberi, Anggur dan Apel Bisa Cegah Diabetes

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Asal Tidak Dijus, Bluberi, Anggur dan Apel Bisa Cegah Diabetes

    Post  kuning on Sun Sep 01, 2013 7:19 am


    Dalam mencegah atau menurunkan risiko penyakit tertentu, pola makan atau konsumsi buah dan sayuran tertentu peranannya tak dapat diabaikan begitu saja. Salah satunya ditunjukkan sebuah studi baru dari Inggris yang menemukan konsumsi bluberi, apel, dan anggur ekstra dipastikan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

    Studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, bluberi dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 26 persen. Hal ini disimpulkan tim peneliti gabungan dari UK, Amerika Serikat dan Singapura setelah mengamati pola makan 187.382 orang Amerika. Dan tercatat 6,5 persen partisipan (12.198 orang) didiagnosis mengidap diabetes tipe 2.

    Setelah itu, peneliti menggunakan kuesioner frekuensi makanan untuk mengamati partisipan setiap empat tahun sekali, termasuk menanyakan rata-rata porsi partisipan saat mengonsumsi buah-buahan. Buah yang diamati dalam studi ini yakni anggur atau raisin, buah persik, plum atau aprikot, buah prem, pisang, cantaloupe (melon jingga), apel atau buah pir, jeruk, jeruk bali, stroberi dan bluberi.

    Dari analisis diperoleh fakta bahwa tiga porsi bluberi, anggur atau raisin, dan apel atau buah pir per minggu terbukti dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada partisipan secara signifikan. Namun peneliti mengutarakan jika seluruh buah yang mereka amati memang dapat menurunkan risiko sakit gula, hanya saja ketiga buah di atas terlihat paling efektif.

    Peneliti menduga hal ini karena buah-buahan tersebut mengandung antosioanin, yang sebelumnya diketahui dapat meningkatkan penyerapan glukosa pada tikus, disamping kandungan polifenol alaminya.

    Kendati begitu, saat peneliti mengamati efek konsumsi jus buah, mereka hanya menemukan sedikit penurunan risiko diabetes tipe 2. Peneliti pun menyimpulkan bahwa mengganti konsumsi jus buah harian dengan buah saja dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar.

    Jadi misalnya mengganti jus buah dengan konsumsi bluberi dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 33 persen, sedangkan anggur dan raisin 19 persen, dan apel atau buah pir sampai 13 persen. Bahkan mengganti jus buah dengan kombinasi ketiganya bisa menurunkan risiko diabetes hingga tujuh persen.

    Manfaat yang sama juga diperoleh jika jus buah diganti dengan konsumsi jeruk, buah persik, plum dan aprikot.

    "Umumnya jus buah mengandung lebih sedikit senyawa penting daripada buah utuh. Proses memblender jus juga merusak manfaat buah dan hanya meninggalkan cairan yang terserap lebih cepat. Akibatnya gula darah dan kadar insulin meningkat karena cairan itu mengandung gula," terang peneliti Qi Sun, yang juga asisten profesor dari Harvard School of Public Health seperti dilansir BBC.

    "Untuk itu cobalah meminimalisir risiko diabetes tipe 2 sebanyak mungkin dengan mengurangi konsumsi jus buah dan sebaliknya meningkatkan konsumsi buah utuh," sarannya.




      Waktu sekarang Sat Aug 19, 2017 11:51 pm