Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jangan Sembarang Pakai Pemutih Kulit, Risikonya Buta dan Kanker

    Share

    Amanda_juliana

    62
    09.07.13

    Jangan Sembarang Pakai Pemutih Kulit, Risikonya Buta dan Kanker

    Post  Amanda_juliana on Thu Sep 05, 2013 9:50 am


    Siapa sih yang tidak ingin punya kulit putih? Apalagi di cuaca panas seperti ini, banyak wanita yang mengandalkan produk pemutih, terutama krim, agar kulitnya tidak hitam. Tapi hati-hati, krim pemutih juga bisa mengakibatkan kebutaan bahkan kanker kulit.

    "Pil, cairan, dan kosmetik yang dikatakan bisa memutihkan kulit biasanya mengandung Alpha Hydroxy Acid (AHA) dalam jumlah tinggi. Padahal, idealnya, jumlah AHA harus ditentukan oleh kualifikasi dermatologis," jelas Dr Jinda Rojjanamethin, direktur pelaksana Public Health Ministry's Institute of Dermatology.

    Lebih lanjut, Dr Jinda menjelaskan bahwa pengguna yang menggunakan dosis tertentu dari produk pemutih, kulitnya bisa mengalami sensasi terbakar, mengelupas, terjadi peradangan kulit, atau mereka jadi terlalu sensitif terhadap sinar matahari, demikian dilansir Asia One.

    Selain itu, produk pemutih juga bisa berkontribusi timbulkan kanker kulit jika digunakan dalam jangka waktu tertentu dan dapat mengakibatkan kebutaan jika diaplikasikan terlalu dekat dengan mata.

    "Orang yang ingin memutihkan kulit mereka harus pergi ke dokter kulit yang berkualitas dan mereka akan meresepkan salep berlisensi atau lotion yang mengandung jumlah AHA yang aman serta\' tidak membahayakan kulit," ungkap Dr Jindra.

    Dokter kulit juga akan menentukan produk yang cocok serta\' berapa lama waktu penggunaan produk yang paling tepat. Produsen dan penjual produk pemutih yang belum disahkan Food and Drug Administration (FDA) bisa dikenakan hukuman enam bulan penjara atau denda Rp 13 juta.

    Dr Paisarn Dunkum, wakil direktur jenderal FDA menjelaskan bahwa semua kosmetik dan produk perawatan kulit harus terdaftar di FDA. Produk yang dijual tanpa label atau deskripsi mengenai lisensi FDA, maka akan dianggap ilegal. Ia memperingatkan siapapun yang membuat atau menjual produk seperti itu bisa dipenjara.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 5:12 pm