Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menyimak kisah Mbah Surip

    Share

    MovingBlue

    637
    Age : 36
    18.01.09

    Menyimak kisah Mbah Surip

    Post  MovingBlue on Fri Aug 14, 2009 8:51 am



    Jiwa seni Mbah Surip sebenarnya sudah tertanam sejak lama semenjak masih bujang. Bahkan, saking inginnya memiliki gitar, karena tidak punya uang, dia membuat gitar kotak, sendirian.

    Hal tersebut diungkapkan adik kandungnya, Suharti yang tinggal bersama enam saudara kandungnya di Mojokerto.

    Suharti menceritakan, tahun 1979 Mbah Surip menginjakkan kakinya di Jakarta. Kemudian dia mencari sesuap nasi dengan menjadi makelar tiket bioskop. Namun, penghasilannya itu tidak cukup untuk membeli gitar, yang bisa mengiringi setiap syair lagu yang dia tulis.

    Karenanya, dia pun membuat sendiri sebuah gitar berbentuk kotak, yang setia menemani perjalanan seninya.

    Sempat suatu ketika, saking cintanya Mbah Surip dengan gitar kotaknya itu. Dia kelabakan, karena gitar buatannya itu dicuri orang. Waktu itu dia tertidur di salah satu masjid sambil memegang gitar usangnya itu. Saat terbangun, dia kebingungan ke sana kemari mencari ke mana gitarnya. Entah siapa yang mencuri, tapi akhirnya gitar tersebut kembali ke tangannya lagi.

    Meskipun sudah using dan mengeluarkan bunyi yang aneh, Mbah Surip terus mengasah kemampuannya dalam membuat lagu yang berlirik lucu. Dengan irama yang bervariasi, selalu muncul ide-ide segar yang dituangkan dalam setiap lagunya.

    Hingga saatnya, pria empat anak itu memberanikan diri bertarung di ibu kota Jakarta. Tau-tau, dia muncul di tv. Dan menurut ceritanya, dia sering jadi pemain film, meski kecil-kecilan, Suharti lantas menyebut jika waktu pertama muncul di tv, hanya beberapa orang saja di kotanya itu yang memiliki alat penangkap siaran bergambar itu.


    _________________

      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 6:54 am