Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ajukan Pertanyaan Ini Sebelum Putus Cinta

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Ajukan Pertanyaan Ini Sebelum Putus Cinta

    Post  via on Tue Oct 01, 2013 6:18 am


    Emosi yang membendung terkadang membuat seseorang gegabah dalam mengambil keputusan. Apalagi soal putus cinta.

    Meminta putus pada pasangan jangan dijadikan sebagai permainan atau gertakan. Jika emosi sudah reda, kemudian Anda minta kembali balikan. Bagaimana jika si dia tidak mau lagi kembali dengan Anda?

    Untuk itu, pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan untuk berpisah. Dirangkum Eharomony, jawab dulu lima pertanyaan ini sebelum memutuskan kekasih.

    1. Apakah ini hanya emosi?
    Sebelum mengambil keputusan untuk berpisah, sebaiknya kenali masalah. Jangan-jangan hal yang diributkan hanyalah masalah kecil, tapi dibesar-besarkan. Terkadang masalah kecil dapat berdampak pada kemarahan dan menjadi emosional karena buruknya komunikasi.

    2. Sudahkah dibicarakan baik-baik?
    Setelah bertengkar terkadang Anda dan kekasih masih sulit berkomunikasi karena masih diliputi emosi yang meluap-luap. Sebaiknya kembali ke rumah masing-masing. Tenangkan diri selama satu atau dua hari tanpa saling berkomunikasi. Dengan begitu pikiran\' Anda maupun pasangan bisa kembali jernih dan dapat membicarakannya secara baik-baik.

    3. Dapatkah hubungan dipertahankan?
    Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda ingin mempertahankan hubungan? Jika selama ini Anda sulit mengontrol emosi dan tidak bisa mengalah, mungkin yang salah bukan pada hubungan tersebut tapi pada diri Anda. Belajarlah untuk menyelesaikan masalah dengan baik, bertengkar secara sehat, tanpa perlu berteriak. Mungkin dengan begitu hubungan bisa diselamatkan.

    4. Apakah aku akan kecewa bila putus?
    Saat kesal, Anda mungkin lebih berani mengambil keputusan untuk berpisah. Seolah hidup tanpanya merupakan hal yang paling Anda inginkan. Tapi pikirkan lagi. Pikirkan baik buruknya. Jika dia sangat berarti bagi Anda, kalian saling mencintai dan bisa berkompromi sebaiknya redamlah ego dan emosi.

    5. Apakah setelah putus Anda tahu bisa kembali lagi padanya?
    Keputusan untuk berpisah seringkali dijadikan sebuah gertakan wanita untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Cinta bukanlah sebuah permainan. Bila Anda tahu nantinya akan kembali pada mantan, jangan mudah untuk mengucapkan kata putus. Bagaimana bila hal itu terjadi sebaliknya? Ketika si dia benar-benar tidak ingin kembali dengan Anda.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:19 am