Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Temulawak Ampuh Atasi Aneka Penyakit, Ini Cara Tepat Mengkonsumsinya

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Temulawak Ampuh Atasi Aneka Penyakit, Ini Cara Tepat Mengkonsumsinya

    Post  flade on Fri Oct 11, 2013 11:05 am


    Temulawak adalah tanaman obat yang paling banyak digunakan oleh para dokter dan pasien pengobatan herbal. Cara paling tepat untuk mengonsumsi temulawak adalah dengan cara alami yang bebas dari zat pengawet. Nah, pilihan cara mengolah temulawak sebenarnya beragam, tergantung dari manfaat apa yang ingin didapatkan.

    Prof Nyoman Kertia, MD., Ph.D, pakar temulawak dari Universitas Gajah Mada, mengatakan cara mengolah temulawak bisa menghasilkan zat yang berbeda. Ini tentunya menimbulkan dampak yang berbeda pula bagi kesehatan.

    "Mau itu serbuk, sirup, ekstrak, dan lain-lain. Mana yang lebih 'cespleng' sebenarnya tergantung kebutuhan kita. Kalau kita menginginkan zat kurkuma dari temulawak, maka dijus atau diparut saja. Atau bisa simplisia (ditumbuk lalu diseduh), jadi kesegarannya terjaga," ujar Prof Kertia.

    Hal ini ia katakan pada konferensi pers 'SOHO Global Health, Mengembangkan Potensi Alam untuk Indonesia Sehat', yang digelar di ruang Patio, Tribeca Central Park Mall, Jl Letjen S Parman, Kav 28, Jakarta Barat.

    Jika ingin mendapatkan manfaat minyak atsirinya, maka temulawak bisa direbus. Ada juga orang yang membuat ekstrak temulawak. Menurut Prof Kertia, ekstrak itu memang gampang diserap tubuh, tapi ternyata justru ada efek sampingnya.

    Ia mengakui, kurkuma dan minyak atsiri adalah zat yang paling banyak dimanfaatkan dalam dunia medis. Kurkuma sering digunakan untuk pengobatan pasien lever dan perawatan pasien osteoatritis. Minyak atsiri mampu mengobati rematik. Selain itu kedua zat ini juga mengandung anti-oksidan yang baik untuk mencegah kanker. Di samping itu juga dapat menyembuhkan sakit maag, memperbaiki fungsi ginjal, membuat kulit awet muda, dan lain-lain.

    Prof Kertia mengakui bahwa belakangan pemberian resep obat herbal mulai dibiasakan banyak dokter. Menurutnya ini adalah hal yang baik, karena berdasarkan penelitian yang ia lakukan, terbukti bahwa obat-obat herbal lebih baik daripada obat kimia dalam banyak hal.

    Ia mencontohkan, obat kimia akan menimbulkan efek samping dan menjadi toksik terhadap kesehatan jika dikonsumsi 10 kali dosis normal. Sedangkan obat herbal baru 'menjelma' menjadi racun pada 100 kali dosis. Ia pun mengatakan unsur kimia dalam obat ternyata mampu mengganggu kesehatan dan fungsi kerja organ lainnya. Akibatnya, Prof Kertia mencontohkan, pasien sakit lever bukannya sembuh tapi malah semakin parah. Ada pula yang mengalami pendarahan saluran cerna akibat infeksi dari zat kimia dalam obat.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 5:15 pm