Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    3 Oleh-oleh Wajib Sepulang Dari Yogyakarta

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    3 Oleh-oleh Wajib Sepulang Dari Yogyakarta

    Post  flade on Wed Oct 16, 2013 6:04 am


    Sudah bukan rahasia umum jika Yogyakarta memiliki makanan dan oleh-oleh khas. Yogyakarta memang istimewa termasuk keragaman oleh-oleh. Sejauh melangkah dan berkeliling di seluruh kota Yogyakarta belum terasa lengkap jika tidak membawa sesuatu untuk keluarga dan saudara di rumah, sebagai oleh-oleh dari Kota Yogyakarta.

    1. Bakpia

    Semua orang pasti mengenal yang namanya bakpia, yaitu panganan yang bentuknya bulat kecil di dalamnya berisi kacang hijau, dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa gurih dipadu dengan rasa isinya, jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

    Bedanya Bakpia Pathok bentuknya lebih kecil dan lebih lembut jika dikunyah. Saat ini isi bakpia tidak hanya berisi kacang hijau. Tapi ada isi cokelat, kumbu hitam bahkan keju.

    Di Yogyakarta, bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Tempat lain yang cukup tekenal adalah Bakpia Kurniasari yang ada di jalan dekat Terminal Lama, Umbulharjo, Yogyakarta.

    Sedikit tips membeli bakpia, minta pada penjual untuk mencicipi dan memastikan baru tidaknya makanan ini. Jika dikunyah dan ditekan masih lunak dan mudah hancur saat di kunyah, artinya masih layak konsumsi dan tahan lama untuk dibawa pulang.

    Sebaliknya jika agak keras, sebaiknya tidak usah dibeli karena kemungkinan buatan lama dan kurang layak untuk dikonsumsi karena sudah kadaluarsa. Makanan ini sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari dari pembuatan. Lebih dari itu sebaiknya jangan dimakan karena rasanya sudah tidak nikmat lagi.

    2. Geplak

    Geplak adalah makanan yang memakai bahan dasar kelapa, gula dan pewarna makanan serta\' aroma sesuai selera. Biasanya disajikan dengan warna menyolok kuning, pink, coklat atau tergantung rasanya. Makanan yang manis rasanya ini, sekarang variannya tidak hanya semacam saja. Rasa coklat, nangka, durian, atau vanila bisa anda pilih sesuai selera.

    Proses pembuatan geplak tidak terlalu sulit, setelah bahan disiapkan langkah selanjutnya adalah sebagai berikut: Kelapa muda diambil dagingnya, lalu dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut, lalu santannya ditempatkan di kuali dan dicampur dengan gula, lalu diaduk. Setelah itu dinaikkan ke tungku.

    Setelah kurang lebih 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma, lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Untuk mendapatkan makanan ini, hampir semua pusat oleh-oleh di Yogyakarta menyajikan.

    3. Yangko

    Yangko adalah sejenis makanan yang terbuat dari bahan tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil, ditambah dengan baluran tepung terigu. Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan. Di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya.

    Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyal ketika kita mengunyah mengundang sensasi kenikmatan bersantap.

    Makanan ini salah satu makanan khas Kotagede. Pada awalnya yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti stroberi, nangka, coklat, durian dan melon.

    Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer).

    Setelah itu adonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah baskom. Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng didinginkan dan dibuat melebar tipis. Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.

    Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta. Seperti kawasan Pathuk Jl Gadjahmada, Jl Mataram ataupun pusat oleh-oleh yang tersebar di Yogyakarta.



      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 5:09 am