Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Hasil Tes Kehamilan Positif Tapi Negatif Saat Cek ke Dokter, Mengapa?

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Hasil Tes Kehamilan Positif Tapi Negatif Saat Cek ke Dokter, Mengapa?

    Post  kuning on Sun Nov 03, 2013 11:30 am


    Test pack seringkali dijadikan alat untuk mengetahui apakah seorang wanita tengah berbadan dua. Pada beberapa kasus, ketika hasil test pack positif, justru saat diperiksa dokter hasilnya negatif alias si wanita tidak mengandung. Mengapa hal ini bisa terjadi?

    Menurut dr Aryando Pradana, SpOG, kejadian seperti itu bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab yang paling sering yaitu test pack yang tidak akurat dan tidak sensitif karena pada dasarnya test pack adalah alat diagnostik yang mempunyai sensitifitas atau ketepatan dalam menyatakan sesuatu.

    "Test pack sendiri tidak 100 persen, kalau dibilang positif bisa saja positif dan kemungkinan dalam kasus seperti itu test packnya tidak akurat," kata dr Nando dalam perbincangan dengan detikHealth.

    Penyebab kedua adanya hasil tes kehamilan yang berbeda, menurut dr Nando bisa karena keguguran. "Pertama kali pasien itu dinyatakan hamil dengan test pack terus dia datang ke dokter dan janinnya tidak ada, bisa saja terjadi keguguran selama periode test pack sampai dia ke dokter," tutur dokter yang berpraktik di RS Bunda Jakarta ini.

    dr Nando mencontohkan, ketika si wanita melakukan test pack pada minggu keempat hasilnya memang positif. Tapi, saat minggu keenam dia datang ke dokter, hasilnya negatif. Itu bisa terjadi karena selama jeda waktu dua minggu si wanita keguguran dan tidak menyadarinya.

    Untuk melihat wanita positif hamil atau tidak, dr nando mengatakan bisa juga dengan melakukan USG yang terdiri dari dua macam yakni USG melalui perut atau USG melaui vagina. Untuk USG perut, hasilnya bisa terlihat saat usia kehamilan enam minggu. Sedangkan, jika USG melalui vagina atau disebut juga USG trans vaginal, biasanya janin sudah bisa terlihat sejak usia empat atau lima minggu.

    "Satu lagi uji diagnostik yang paling tepat yaitu melalui pemeriksaan Beta HCG, itu pemeriksaan di dalam darah. Kalau ngomongin test pack itu juga Beta HCG, tapi lebih ke secara kualitatif cuma bisa lihat positif atau negatif," ungkap dr Nando.

    "Tapi kalau di dalam darah kita bisa lihat kadar Beta HCG 200 atau 2000. Kalau hamil, itu Beta HCG-nya positif. Jadi kalau tanya apa sih yang paling akurat, ya Beta HCG itu," imbuh dr Nando.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 8:50 pm