Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hati-hati! Sering Curhat Tentang Mantan, Bisa Kehilangan Teman

    Share

    bibang

    108
    20.08.11

    Hati-hati! Sering Curhat Tentang Mantan, Bisa Kehilangan Teman

    Post  bibang on Tue Nov 05, 2013 9:19 am


    Merupakan hal yang wajar bila curhat tentang mantan dengan teman terdekat. Tapi Anda juga perlu waspada! Terlalu banyak bicara tentang ex pacar ternyata bisa membuat Anda kehilangan teman. Mengapa bisa?

    Survei terbaru yang dilakukan situs Pearl menemukan fakta, dari 1.000 responden di Amerika Serikat, sekitar 64 persen partisipan yang berusia 25 - 34 tahun, mengaku akan menghindari teman atau anggota\' keluarganya. Ini mereka lakukan bila teman dan keluarganya itu tak henti-hentinya berbicara tentang masalah hubungan mereka dengan pasangan.

    "Teman bisa menjadi sumber daya yang besar ketika ingin meminta saran tentang hubungan dengan pasangan, tetapi pada titik tertentu, mereka bisa bosan mendengar tentang masalah Anda dan hanya memberitahu apa yang ingin Anda dengar, daripada memberikan saran yang benar-benar membutuhkan," ungkap Jennifer Kelman, life coach professional services situs Pearl, seperti dikutip dari Nydailynews.

    Dalam survei ini, partisipan yang berusia 18 - 34 tahun mengatakan tentang tiga isu kencan. Mereka menyangkut, pertama, memutuskan apakah akan putus atau tidak (44%); kedua, mencoba untuk bisa kembali atau berharap sesuatu terhadap mantan pasangan (35%); ketiga, mencari tahu apakah pasangan setia atau tidak (34%).

    Mayoritas responden, baik pria maupun wanita, cenderung curhat pada teman wanita karena sarannya dianggap lebih terpercaya. Sedangkan 30 persen partisipan mengatakan bahwa anggota\' keluarga mereka adalah yang paling buruk untuk memberikan saran tentang percintaan.

    Selain itu, 44 persen mengatakan bahwa jika kemesraan buruk dalam hubungan mereka, itu akan menimbulkan masalah dengan pasangan, sementara 39 persen mengatakan mereka memilih untuk diam. Lalu, 28 persen lainnya tetap bertahan dengan hubungan percintaannya dan berharap bisa lebih baik lagi. Sedangkan 11 persen sisanya mengaku akan memutuskan hubungannya dengan pasangan.




      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 12:58 am