Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Ini yang Sebaiknya Dilakukan Saat Tes HIV Menunjukkan Hasil Positif

    Share
    avatar
    online

    452
    27.08.09

    Ini yang Sebaiknya Dilakukan Saat Tes HIV Menunjukkan Hasil Positif

    Post  online on Fri Nov 08, 2013 9:33 am


    Takut mengetahui jika dirinya positif terinfeksi HIV kerap menjadi alasan beberapa orang yang enggan melakukan tes HIV. Sebaiknya, apa yang bisa dilakukan seseorang saat menghadapi kenyataan bahwa dirinya terinfeksi HIV?

    "Pastinya berbicara. Makanya saat tes HIV itu akan ada dokter yang biasanya bisa diajak ngobrol," papar Koordinator Pelayanan Medik Unit Pelayanan Terpadu (UPT) HIV-AIDS RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Evy Yunihastuti SpPD kepada detikHealth.

    Hal itu disampaikan Dr Evy usai Konferensi Pers TemanTeman.org 'Pentingnya Tes HIV/AIDS Sejak Dini dan Secara Berkala' di Auditorium Prof. M. Soekarjo RS Cipto Mangunkusumo, Jl Diponegoro, Salemba, Jakarta Pusat.

    Selain dengan dokter, menurut Dr Evy pasien bisa juga berbagi cerita dan membicarakan apa yang ia alami melalui program konseling atau bergabung dengan LSM sesama orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Namun, ia menambahkan, untuk menceritakan masalahnya, sebaiknya pilih orang yang benar-benar bisa dipercaya dan benar-benar mengerti tentang HIV-AIDS.

    "Jangan cerita ke orang yang nggak ngerti dan justru bikin dia makin down misalnya dia malah bilang, ntar elo mati dong, kan enggak bisa kayak gitu. Nah, untuk meyakinkan dirinya supaya enggak down, pasti itu butuh waktu," jelas Dr Evy.

    Menurutnya, setiap orang butuh penyesuaian untuk bisa menerima kenyataan yang tengah dihadapi, apalagi terkait dengan masalah kesehatannya. "Tidak ada orang yang bisa menerima suatu kenyataan langsung saat itu juga," ujar Dr Evy.

    Diharapkan, orang yang positif HIV bisa menerima keadaannya lebih cepat sehingga dia bisa berbuat sesuatu yang positif. "Biasanya kan waktu ketahuan, terus dinilai kondisinya gimana. Kalau ada infeksi disembuhkan dulu misalnya ada TBC, maka disembuhkan dulu. Setelah itu baru dikasih ARV," kata Dr Evy.



      Waktu sekarang Wed Aug 16, 2017 8:16 pm