Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Jibril masuk dalam DPO

    Share
    avatar
    online

    452
    27.08.09

    Jibril masuk dalam DPO

    Post  online on Thu Aug 27, 2009 12:14 pm

    Mabes Polri mengklaim punya bukti kuat keterlibatan Muhammad Jibril sebagai jaringan teroris sehingga berani menetapkannya masuk daftar pencarian orang (DPO) dan kemudian menangkapnya.

    Polisi juga menegaskan penangkapan Muhammad Jibril sudah sesuai aturan. “Kita negara hukum, menangkap orang bukan semaunya. Alat bukti dulu baru kemudian bertindak,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna di Mabes Polri, Jakarta kemarin.

    Sebelumnya, pihak keluarga dan kuasa hukumnya menilai, penangkapan Muhammad Jibril aneh karena sebelum ditetapkan sebagai buron, Jibril ada di seputaran Jakarta. Menurut Abu Jibril, ayah Muhammad Jibril, polisi sama sekali tidak pernah mencari anaknya di kantor ataupun rumahnya.

    Namun, polisi tiba-tiba menetapkannya sebagai DPO dan beberapa jam berikutnya Jibril dibekuk saat hendak menuju rumahnya di Pamulang, Tangerang. Menanggapi tudingan keluarga Jibril, Nanan membantah pihaknya tidak melakukan pencarian terhadap Muhammad Jibril sebelum memasukannya ke DPO.

    Menurut Nanan, Jibril sudah dicari- cari Tim Densus 88 Antiteror Polri karena diduga mendanai aksi teroris. “Itu setelah masuk DPO baru keluar dan kelihatan oleh petugas. Yang jelas kenapa di-DPO berarti tim tidak menemukannya selama ini. Setelah di-DPO kemudian ketemu,” ujarnya.

    Saat di-DPO-kan, kata Nanan, Muhammad Jibril mempunyai dua identitas yaitu kelahiran Banjarmasin, 3 Desember 1979 dan Lombok Timur, 28 Mei 1989. Sementara alamat terakhirnya di Jalan M Saidi RT 10/01 Pesanggrahan, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan

      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 10:05 am