Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ini Caranya Agar Terhindar dari Obat Palsu dan Kedaluwarsa

    Share

    erlita

    20
    28.08.11

    Ini Caranya Agar Terhindar dari Obat Palsu dan Kedaluwarsa

    Post  erlita on Wed Nov 27, 2013 7:50 am


    Pihak yang tidak bertanggung jawab sengaja membuat dan mengedarkan obat palsu demi kepentingan kantongnya sendiri. Tentunya isu ini mengancam keselamatan masyarakat luas. Belum lagi masih adanya masyarakat yang kurang peduli dengan obat rusak maupun obat kedaluwarsa.

    Dra. A Retno Tyas Utami, Apt, M.Epid, Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), saat berbincang dengan detikHealth menyarankan agar masyarakat membeli obat di tempat resmi seperti apotek ataupun toko obat yang memiliki izin jelas. "Selain itu, perhatikan tanggal kadaluwarsanya, nomor izin edar, termasuk juga kalau beli di supermarket," ujar Retno.

    Patut diperhatikan pula harga dan kemasan obat. Jika obat yang diberikan tidak bersegel, patas berhati-hati. Jika mendapati obat-obat kedaluwarsa di rumah, menurut Retno cukup dibuang isinya. Jika obat-obatan tersebut berbentuk kapsil atau tablet, maka sebaiknya dihancurkan. Sedangkan jika berbentuk salep, maka isinya dikeluarkan terlebih dahulu.

    "Kalau mau disimpan, cara simpan obat yang benar itu jauhkan dari jangkauan anak-anak kalau ditaruh di kulkas, taruh lagi di dalam kontainer. Jangan taruh di tempat yang kena matahari langsung misalnya di pinggir jendela," sambung Retno.

    Hal senada disampaikan Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Drs M. Dani Pratomo, MM, Apt. Penyimpanan obat, menurut Dani, tergantung pada sifat obat itu sendiri. Misalnya beberapa obat dapat dengan mudah disimpan di ruangan bersuhu kamar. Namun ada pula obat yang harus disimpan di ruangan bersuhu dingin sehingga harus diletakkan di lemari pendingin, seperti insulin.

    "Lebih baik bertanya pada petugas apotek, tentang cara yang tepat untuk menyimpan obat yang ditebus," ucap Dani.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 7:10 am