Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Liburan Gila di Pulau Pramuka

    Share

    violitaelgi

    13
    15.11.13

    Liburan Gila di Pulau Pramuka

    Post  violitaelgi on Mon Jan 06, 2014 11:32 am


    Bengong di dermaga Pulau Pramuka

    Liburan panjang Idul Adha adalah saatnya meninggalkan Jakarta. Pergilah ke sebuah pulau di Kepulauan Seribu yang punya pantai indah dan landai, Pulau Pramuka namanya. Kalau sudah di sana pasti Anda tak mau pulang!

    Beberapa waktu lalu, saya pergi kesana melalui Pelabuhan Kali Adem yang terletak tak jauh dari Muara Angke. Sampai di Kali Adem, bau ikan sudah benar-benar menusuk hidung. Tapi menunggu kapalnya lama, sekitar 1 jam lagi.

    Tapi beruntung, akhirnya kapalnya datang berlabuh di dermaga. Akhirnya saya dan keluarga serta\' rombongan yang lain naik ke kapal itu. Kapal Lumba-lumba namanya, mungkin dikasih nama begitu karena bertubuh besar dan bisa memuat banyak orang.

    Setelah 2 jam diombang ambing di atas laut, saya benar-benar tak percaya, karena selama 2 jam di kapal itu, saya dan seluruh isi kapal benar-benar dikocok-kocok, sampai mabuk laut. Setelah sampai di pinggiran Pulau Pramuka, saya sudah mual, sempoyongan, rasanya malah mau jatuh ke laut.

    Sampai di sana jam sudah menunjukkan jam makan siang. Perut keroncongan, itu juga masih harus jalan lagi ke dalam pulau buat mencari penginapan yang mau disewa.

    Setelah menawar, akhirnya kami bisa mendapatkan kunci kamarnya juga. Kamarnya lumayan luas, enak juga menurut saya, ada AC dan TV. Setelah meletakkan barang-barang di kamar, saya ganti baju dan istirahat 15 menit. Setelah itu langsung pergi lagi, capek! Untung saja itu keluar lagi untuk beli makanan.

    Siang itu saya makan di rumah makan Padang. Setelah makan kami memesan catering, untuk acara yang nanti diadakan di pulau itu. Nah, akhirnya tiba juga pukul 15.00 WIB. Saya mau snorkeling.

    Pertama, kami di antar jalan kaki ke pinggiran pantai untuk naik kapal dan dikasih perlengkapan snorkeling, seperti kacamata renang, pelampung, sepatu katak. Setelah itu, saya dan rombongan di antar ke tengah laut. Saya kira jalan-jalan ke mana dulu, tapi nyatanya tidak.

    Saat saya sudah menyebur, saya kaget sekali, bukan karena saya tenggelam atau saya tak bisa berenang menyesuaikan dengan air laut. Tapi, karena ikan-ikan dan batu karangnya bagus-bagus. Sudah seperti di gambar-gambar dan di TV saja. Saya berasa masuk di dalam akuarium.

    Ikan-ikan berenang mendekati saya, pas saya mau pegang, malah mereka kabur bersama-sama. Sulit diungkapkan dengan kata-kata keindahan bawah laut ini.

    Sore itu saya 2 kali masuk air di 2 tempat yang berbeda. Tapi karena hari sudah sore dan ombaknya sudah tinggi, saya bukan menikmati keindahan dasar laut, tapi saya malah sibuk berenang melawan arus, parah!

    Apalagi yang di tempat kedua itu saya diam saja, tidak berenang sama sekali. Malah pindah tempatnya sudah jauh, untung saja terumbu karang dan ikannya bagus-bagus.

    Detik-detik sebelum kepulangan saya ke Tangerang saya dan keluarga sempat menyewa sepeda. Selama 1 jam lebih kita bertiga keliling Pulau Pramuka dan berhasil mengelilingi pulau itu. Pulaunya juga tidak terlalu besar.

    Masalah dimulai dari sini, pas tiket pulang sudah dibeli, sepeda yang kita sewa belum dikembalikan. Kita mengambil barang dulu ke penginapan. Setelah barang-barang diambil dan diangkut dengan sepeda oleh kami bertiga, waktu buat mengembalikan sepeda itu sangat singkat, malah sudah tidak ada waktu lagi. Tapi dengan bermodalkan nekat ibu saya tetep bersikeras mau mengembalikan sepeda itu. Pas adik dan ibu pergi, kapal Lumba-lumba yang mau kami tumpangi datang.

    Saat itu juga jantung gue deg-degan. Bukan karena apa-apa, tapi saya sayang sama uang, lumayan besar nominalnya, Rp 96.000, sayang sekali kalau terbuang dengan percuma.

    Jantung berdegup makin kencang, tiba-tiba adik saya lari-lari ke arah saya dengan napas yang ngos-ngosan. Saat itu juga saya bingung, ke mana ibu saya? Astaga, detik itu juga otak saya langsung berpikir hal-hal yang abnormal.

    Ya sudah saya langsung menaiki sepeda saya yang belum dikembalikan. Saya langsung ke tempat penyewaan sepeda tadi. Saya terkejut melihat ibu saya di jalan yang ternyata sedang belanja. Astaga ibu!

    Pemilik rental sepeda ada di situ juga, langsung saja sepeda itu saya kasih ke dia. Akhirnya saya dan ibu lari-lari ke dermaga. Ya, akhirnya kami bertiga berhasil naik ke kapal dengan ngos-ngosan.

    Parahnya lagi, ternyata kapal itu baru jalan 10 menit setelah kita berlari-lari mengejar kapal agar tak ketinggalan. Lagi-lagi selama di kapal, perut saya kembali dikocok-kocok. Setelah sampai Kali Adem, saya menggunakan bus TransJakarta ke rumah karena kita tidak dijemput. Seru!


    Menuju Pulau Pramuka


    Pengarahan snorkeling


    Snorkeling seru


    Naik sepeda di Pulau Pramuka


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 3:16 am