Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Yuk, Turunkan Risiko Obesitas dengan Asupan Kacang-kacangan

    Share

    putri

    46
    27.06.11

    Yuk, Turunkan Risiko Obesitas dengan Asupan Kacang-kacangan

    Post  putri on Mon Jan 13, 2014 6:39 am


    Ingin turun berat badan tapi tetap bisa makan camilan di antara waktu makan? Jika ya, maka kuncinya adalah mencari camilan yang tepat. Berdasarkan hasil sebuah studi terbaru, kacang-kacangan bisa menjadi salah satu solusinya.

    Penelitian yang telah dipublikasikan dalam Public Library of Science Journal PLOS ONE ini mengungkapkan bahwa kacang-kacangan seperti almond, kacang Brasil, kacang mete, hazelnut, macadamia, pecan, kacang pinus, pistachio, dan walnut, mampu menurunkan berat badan, menurunkan risiko obesitas dan sindrom metabolik.

    Para peneliti di Loma Linda University membuktikan teori ini dengan melakukan pelacakan diet terhadap 803 orang responden. Ditemukan bahwa mereka yang makan setidaknya segenggam kacang setiap pekan, jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kelebihan berat badan atau terkena sindrom metabolik atau metabolic syndrome (MetS).

    Sindrom metabolik ini termasuk kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan gula darah yang meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kematian.

    "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa satu porsi atau sektiar 1 ons kacang setiap pekan secara bermakna berhubungan dengan 7 persen penurunan risiko MetS. Menggandakan konsumsinya juga berpotensi mengurangi risiko MetS menjadi 14 persen," ujar pemimpin peneliti tersebut, Karen Jaceldo-Sieg, seperti dikutip dari News Max Health.

    Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa konsumsi kacang-kacangan yang tinggi secara signifikan menurunkan prevalensi obesitas. Studi ini diklaim mendukung hasil penelitian sebelumnya di New England Journal of Medicine yang mengungkapkan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi kacang lebih sedikit mengalami masalah kesehatan, dibandingkan mereka yang jarang.

    "Semua penelitian terbaru ini membuktikan bahwa mengonsumsi kacang dapat meningkatkan kesehatan Anda," tutur Maureen Ternus, Direktur Eksekutif International Tree Nut Council Nutrition Research & Education Foundation.

    Ternus menambahkan bahwa Food and Drug Administration merekomendasikan masyarakat untuk mengonsumsi 1,5 ons kacang per hari untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 2:54 am