Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Tidur Jadi Tidak Nyenyak Gara-gara Sering Melakukan Kesalahan Ini

    Share
    avatar
    TenryWulandari

    2
    15.01.14

    Tidur Jadi Tidak Nyenyak Gara-gara Sering Melakukan Kesalahan Ini

    Post  TenryWulandari on Thu Jan 16, 2014 6:59 am


    Saat tidur, pernahkah Anda merasa tiba-tiba terkejut lalu bangun dan melihat jam kemudian saat menyadari waktu masih malam, Anda lantas ingin segera tertidur kembali untuk memanfaatkan waktu yang ada? Jika iya, bisa jadi Anda mengalami insomnia psychophysiological.

    Sebah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research menemukan bahwa perasaan tertekan saat tidur atau high sleep intension menyebabkan tidur terganggu dan memperburuk kualitas tidur. Peneliti dari Lomonosov Moscow State University menekankan pada pemuda bahwa tertidur dengan perasaan yang baik bahkan bisa menjanjikan keuangan yang lebih baik.

    Namun, yang terjadi justru semakin lama waktu yang dibutuhkan orang untuk terlelap, maka waktu tidur total makin singkat sehingga kualitas tidur pun menurun. Direktur medis di Sleep Disorders Centers, Arizona, Robert Rosenberg, DO, mengatakan bahwa insomnia psychophysiological adalah masalah nyata yang mempengaruhi sekitar 15 persen pasien insomnia kronis, demikian dikutip dari Prevention.

    "Orang-orang mengembangkan asosiasi negatif antara waktu tidur dan kamar tidurnya. Itu adalah siklus frustasi di mana insomsia psychophysiological disebabkan kecemasan yang berkembang dari ketidakmampuan kronis untuk tidur atau tetap tidur," papar Rosenberg.

    Kondisi tersebut menyebabkan kecemasan yang diterjemahkan ke dalam gairah neurokognitif yang berujung pada gangguan tidur Anda. Jika memang sulit membuat diri Anda tertidur, Rosenberg mengatakan coba gantilah pikiran\' negatif Anda dengan hal-hal yang positif.

    "Misalnya daripada berpikir 'ini akan merusak hariku jika tidak tidur dalam waktu 20 menit', lebih baik putar lagu kesukaan Anda lalu katakan 'Aku punya masalah tidur sebelumnya dan kini sudah bisa kuperbaiki'," jelas Rosenberg.

    Trik lainnya, jangan pergi ke tempat tidur sebelum Anda benar-benar merasa ngantuk, bahkan jika ini berarti menunda waktu tidur. Selain itu, bisa juga Anda mencomot beberapa camilan sehat seperti buah atau sayur, serta\' keju atau kerupuk yang menggabungkan karbohidrat kompleks.

    "Jangan pula Anda jadi pengamat dengan memperhatikan jam alarm sebab itu justru membuat Anda makin merasa cemas," pungkas Rosenberg.


      Waktu sekarang Sun Jul 23, 2017 11:43 pm