Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Minumlah 2 Cangkir Cokelat Panas Tiap Hari Agar Kesehatan Otak Tetap Prima

    Share

    putri

    47
    27.06.11

    Minumlah 2 Cangkir Cokelat Panas Tiap Hari Agar Kesehatan Otak Tetap Prima

    Post  putri on Fri Jan 17, 2014 7:04 am


    Secangkir cokelat panas yang manis tidak hanya nikmat, tapi juga menyehatkan. Penelitian bahkan membuktikan bahwa konsumsi 2 cangkir cokelat panas setiap hari dapat memelihara kesehatan otak pada orang lanjut usia.

    Penelitian ini telah dipublikasikan secara online di American Academy of Neurology. Sebanyak 60 orang lansia dengan rata-rata usia 73 tahun yang tidak terkena demensia diikutsertakan sebagai responden.

    Pertama-tama, para responden diberi minum dua cangkir cokelat panas setiap hari selama satu bulan dan tidak mengonsumsi jenis cokelat lainnya selama satu bulan tersebut. Orang-orang lansia ini juga diberikan tes memori, kemampuan berpikir, dan tes ultrasound untuk mengukur jumlah aliran darah ke otak.

    Dari hasil penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa 18 orang dari 60 peserta yang mengalami gangguan aliran darah pada awal penelitian ternyata mengalami peningkatan 8,3 persen pada akhir penelitian.

    Sedangkan untuk sisa responden yang tidak mengalami gangguan aliran darah pada awal penelitian, tidak ada peningkatan yang dialami setelah peneletian. Orang-orang lansia dengan gangguan aliran darah tersebut juga mengalami peningkatan waktu pada tes memori kerja otak mereka.

    Dengan skor menurun dari 167 detik pada awal studi menjadi 116 detik di akhir. Namun sekali lagi tidak ada perubahan bagi lansia yang tidak mengalami gangguan aliran darah sebelumnya.

    Seperti yang dilansir di Times of India, peneliti dari studi ini, Farzaneh Sorond dari Harvard Medical School di Boston, mengatakan "Kami belajar lebih banyak tentang aliran darah di otak dan efeknya pada kemampuan berpikir. Otak memiliki bagian yang berbeda-beda. Setiap bagian membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugas-tugas dan juga membutuhkan aliran darah yang lebih besar.”

    “Hubungan ini yang disebut kopling neurovaskular, yang mungkin memainkan peran penting dalam timbulnya penyakit seperti Alzheimer", tambah Sorond.

    Namun, Paul Rosenberg, dari Johns Hopkins School of Medicine di Baltimore, yang menulis editorial dan menyertai penelitian tersebut, mengatakan "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hubungan antara masalah cokelat dengan aliran darah dan penurunan kognitif”. Rosenberg juga menambahkan “Tapi ini adalah langkah penting pertama yang dapat memandu untuk penelitian terkait di masa depan”.


      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 6:19 am