Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Minumlah 2 Cangkir Cokelat Panas Tiap Hari Agar Kesehatan Otak Tetap Prima

    Share

    putri

    46
    27.06.11

    Minumlah 2 Cangkir Cokelat Panas Tiap Hari Agar Kesehatan Otak Tetap Prima

    Post  putri on Fri Jan 17, 2014 7:04 am


    Secangkir cokelat panas yang manis tidak hanya nikmat, tapi juga menyehatkan. Penelitian bahkan membuktikan bahwa konsumsi 2 cangkir cokelat panas setiap hari dapat memelihara kesehatan otak pada orang lanjut usia.

    Penelitian ini telah dipublikasikan secara online di American Academy of Neurology. Sebanyak 60 orang lansia dengan rata-rata usia 73 tahun yang tidak terkena demensia diikutsertakan sebagai responden.

    Pertama-tama, para responden diberi minum dua cangkir cokelat panas setiap hari selama satu bulan dan tidak mengonsumsi jenis cokelat lainnya selama satu bulan tersebut. Orang-orang lansia ini juga diberikan tes memori, kemampuan berpikir, dan tes ultrasound untuk mengukur jumlah aliran darah ke otak.

    Dari hasil penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa 18 orang dari 60 peserta yang mengalami gangguan aliran darah pada awal penelitian ternyata mengalami peningkatan 8,3 persen pada akhir penelitian.

    Sedangkan untuk sisa responden yang tidak mengalami gangguan aliran darah pada awal penelitian, tidak ada peningkatan yang dialami setelah peneletian. Orang-orang lansia dengan gangguan aliran darah tersebut juga mengalami peningkatan waktu pada tes memori kerja otak mereka.

    Dengan skor menurun dari 167 detik pada awal studi menjadi 116 detik di akhir. Namun sekali lagi tidak ada perubahan bagi lansia yang tidak mengalami gangguan aliran darah sebelumnya.

    Seperti yang dilansir di Times of India, peneliti dari studi ini, Farzaneh Sorond dari Harvard Medical School di Boston, mengatakan "Kami belajar lebih banyak tentang aliran darah di otak dan efeknya pada kemampuan berpikir. Otak memiliki bagian yang berbeda-beda. Setiap bagian membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugas-tugas dan juga membutuhkan aliran darah yang lebih besar.”

    “Hubungan ini yang disebut kopling neurovaskular, yang mungkin memainkan peran penting dalam timbulnya penyakit seperti Alzheimer", tambah Sorond.

    Namun, Paul Rosenberg, dari Johns Hopkins School of Medicine di Baltimore, yang menulis editorial dan menyertai penelitian tersebut, mengatakan "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hubungan antara masalah cokelat dengan aliran darah dan penurunan kognitif”. Rosenberg juga menambahkan “Tapi ini adalah langkah penting pertama yang dapat memandu untuk penelitian terkait di masa depan”.


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 2:19 am