Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tak Melulu Malam, Kemampuan Ereksi Pria Justru Memuncak Pukul 6 Pagi

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Tak Melulu Malam, Kemampuan Ereksi Pria Justru Memuncak Pukul 6 Pagi

    Post  kuning on Sat Jan 18, 2014 12:08 pm


    Sebagai sebuah simbol kejantanan pria, ereksi merupakan saat di mana tingkat kepercayaan pria sedang tinggi-tingginya. Nah, tahukah Anda apa kapan sebenarnya ereksi pada pria berada pada puncak kemampuannya?

    Dilihat dari awal, ereksi terjadi berkat 'kiriman' sinyal otak. Ketika seorang pria terangsang, otak mengirimkan sinyal stimulasi seksual ke penis, melewati sumsum tulang belakang dan saraf ereksi). Pada saat itu, sebuah arus saraf masuk menuju daerah penis dan menimbulkan kontraksi pada prostat (pengangkut sperma), otot-otot panggul, paha dan pangkal penis.

    Untuk bisa ereksi, pria memiliki sensor penerima rangsang, yang terdapat pada bagian ujung penis atau glans penis. Reseptor ini disebut sebagai krause-finger corpuscles (KFC). Reseptor ini menangkap segala bentuk rangsangan baik berupa gesekan maupun getaran.

    Pada keadaan normal, pembuluh darah di penis kosong, sehingga terlihat seperti busa/sponge. Pada saat pria menerima rangsangan dan mengalami ereksi, busa ini akan terisi oleh darah. Ini membuatnya menjadi membesar dan mengeras.

    Nah, ketika darah telah mengisi penuh ruang-ruang busa tadi, maka pembuluh darah balik yang berfungsi untuk menghantarkan darah dari penis ke jantung pun sedikit tersumbat. Akibatnya, darah yang masuk ke jaringan penis akan tertahan selama proses ereksi. Dengan mekanisme inilah penis bisa mempertahankan ereksi.

    Dilansir We Women, dalam tidur fase REM, wajar bagi seorang pria mengalami 4-5 kali ereksi setiap malam, baik jika mereka tidur sendiri maupun dengan pasangan. Setiap fasenya terjadi sekitar 90 menit sekali dan berlangsung selama rata-rata 20 menit. Di pagi harinya, ereksi pria menjadi lebih kuat karena testosteron memuncak pada sekitar pukul 6-8 pagi.

    Meskipun terasa 'sulit' karena mungkin masih mengantuk, faktanya menurut para peneliti bercinta di pagi hari justru bisa memberikan keuntungan fisik dan emosional. Selain karena testosteronnya sedang memuncak, di pagi hari energi pria sedang maksimal juga lantaran telah tidur nyenyak sebelumnya.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 6:48 am