Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Persaudaraan Hati

    Share

    y3hoo

    486
    16.01.09

    Persaudaraan Hati

    Post  y3hoo on Fri Sep 04, 2009 10:03 am

    Dalam perjalanan hidup kadang-kadang kita merasa seorang diri. Saking banyaknya persoalan hidup dan permasalah duniawi saja kadang-kadang kita juga lupa diri. Tapi yang paling menarik dari kehidupan-kehidupan kita adalah rasa persaudaraan yang kita miliki terhadap sesama yang seringkali kita sendiri tidak menyadarinya.

    Contohnya adalah kita merasa kasihan ketika melihat orang lain kesusahan. Ada rasa iba ketika melihat pengemis dan gelandangan yang sedang mengais-ngais sampah di pinggir jalan. Bahkan terhadap mereka yang di penjara sekalipun ketika tahu mereka dianiaya, timbullah rasa kasihan kita terhadap mereka.
    Yang lebih hebatnya adalah kita seringkali tak hanya merasa iba, kasihan atau pun bersimpati, tetapi juga melakukan sesuatu agar orang yang sama sekali tidak kita kenal terhindar dari musibah. Seperti pada satu hari ketika kita melihat orang yang sedang berkendara dengan motornya lupa menaikkan pedal standar motornya, dengan otomatis kita yang berkendara di sebelahnya akan langsung berteriak mengingatkan, “Standar!!!”

    Bila direnungkan kembali, ada satu pertanyaan muncul, “Siapa sih saya dan siapa sih kamu…? Kenapa juga saya perhatian dengan kamu, toh saya tidak kenal kamu, apalagi kok kemudian merasa bersaudara…” Intinya, kita memang sering kali tidak mengenal orang-orang yang kita kasihani atau beri simpati, tetapi rasa dalam hati kecil kita yang tidak ingin orang lain mengalami kesusahan itulah yang membuat kita menjadi merasa bersaudara. Kita tidak saling mengenal tetapi kita bersaudara.
    (lembah motivasi)

    lovie

    101
    Age : 31
    Lokasi : Paradise Island
    02.03.09

    Re: Persaudaraan Hati

    Post  lovie on Sat Sep 05, 2009 6:09 am

    y3hoo wrote:Dalam perjalanan hidup kadang-kadang kita merasa seorang diri. Saking banyaknya persoalan hidup dan permasalah duniawi saja kadang-kadang kita juga lupa diri. Tapi yang paling menarik dari kehidupan-kehidupan kita adalah rasa persaudaraan yang kita miliki terhadap sesama yang seringkali kita sendiri tidak menyadarinya.

    Contohnya adalah kita merasa kasihan ketika melihat orang lain kesusahan. Ada rasa iba ketika melihat pengemis dan gelandangan yang sedang mengais-ngais sampah di pinggir jalan. Bahkan terhadap mereka yang di penjara sekalipun ketika tahu mereka dianiaya, timbullah rasa kasihan kita terhadap mereka.
    Yang lebih hebatnya adalah kita seringkali tak hanya merasa iba, kasihan atau pun bersimpati, tetapi juga melakukan sesuatu agar orang yang sama sekali tidak kita kenal terhindar dari musibah. Seperti pada satu hari ketika kita melihat orang yang sedang berkendara dengan motornya lupa menaikkan pedal standar motornya, dengan otomatis kita yang berkendara di sebelahnya akan langsung berteriak mengingatkan, “Standar!!!”

    Bila direnungkan kembali, ada satu pertanyaan muncul, “Siapa sih saya dan siapa sih kamu…? Kenapa juga saya perhatian dengan kamu, toh saya tidak kenal kamu, apalagi kok kemudian merasa bersaudara…” Intinya, kita memang sering kali tidak mengenal orang-orang yang kita kasihani atau beri simpati, tetapi rasa dalam hati kecil kita yang tidak ingin orang lain mengalami kesusahan itulah yang membuat kita menjadi merasa bersaudara. Kita tidak saling mengenal tetapi kita bersaudara.
    (lembah motivasi)

    sejahat2nya manusia...manusia itu msh punya hati nurani...
    siapa sih manusia yg awalnya lahirnya emang pengen jd jahat kcuali iblis...
    bnyk faktor yg menyebabkan ia jd jahat...baik itu lingkungan, ekonomi, penderitaan, pengalaman buruk, latar belakang klrg..dlll

    kita tdk bs memvonis org jahat itu tdk mempunyai hati tp keadaan yg menyebabkan ia begitu...

    semua manusia beserta isinya ini adalah ciptaan TUHAN...yang juga merupakan bagian dari alam..so otomatis apabila ia menyakiti orang lain..berarti ia menyakiti dirinya sdr...tp tergantung tebal & tipisnya kepekaan hati manusia itu memaknainya...

    klo tipis ya tgl tunggu karma aja...!!!biasany proses blajarnya lbh lambat tunggu masalah, bencana, dll terjadi br sadar..heheh

    klo tebal ia akan cepat sekali merespon berbagai penderitaan yg tjd thd org lain dg tulus tanpa mengharapkan apapu ..meski ia tdk mengenal org tsb..!!!itulah manusia yg pada hakikinya memiliki jiwa kemanusiaan....

    juga manusia yg memiliki kepekaan yg tebal akan sll menjaga perasaan & menghormati org lain....sebisanya tdk menyakiti...

    jd kamu adl aku...aku adalh kamu..bukan kt2 tp itulah realitanya!!!

      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 2:44 am