Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    jangan sering-sering mewarnai rambut

    Share

    lily.putih

    120
    Age : 37
    10.08.09

    jangan sering-sering mewarnai rambut

    Post  lily.putih on Sat Sep 05, 2009 10:30 am

    MEWARNAI RAMBUT DAPAT MENYEBABKAN KANKER

    Mewarnai rambut bisa dilakukan untuk menyamarkan uban. Namun, benarkah pewarna rambut bisa menyebabkan kanker?

    Sesungguhnya, para peneliti sendiri masih belum sepakat mengenai hal ini. Beberapa zat kimiawi yang terdapat dalam pewarna rambut diduga memang bisa terserap melalui kulit kepala. Daerah ini memiliki begitu banyak pembuluh darah, yang nantinya akan mengalirkan zat kimiawi ini ke bagian tubuh lainnya. Ada baiknya memang Anda mewaspadai bahaya ini. Apalagi jika termasuk orang yang sering mewarnai rambut untuk mengubah penampilan.

    Agar tetap aman, ada baiknya Anda menghindari pewarna rambut yang sifatnya semipermanen dan permanen. Menurut laporan terakhir, pewarna rambut jenis ini ternyata berpotensi menimbulkan kanker apabila terlalu sering digunakan. Bahkan, ada penelitian yang memperlihatkan bahwa para penata rambut yang sering menggunakan dua jenis pewarna ini pada pelanggannya kemungkinan akan membuat sang pelanggan terkena kanker kandung kemih. Kabar baiknya: sampai sekarang belum ada bukti yang konsisten bahwa penggunaan pewarna rambut rumahan bisa meningkatkan risiko kanker. Tinjauan atas berbagai jenis studi yang dimuat dalam jurnal Cancer Causes & Control sendiri menyimpulkan tidak adanya hubungan langsung antara penggunaan pewarna rambut secara individual dengan kanker kandung kemih.

    Apa pun risikonya, yang jelas ancaman penyakit akibat pemakaian pewarna rambut masih bisa dibilang kecil. Meski demikian, Anda bisa menggunakan pewarna rambut yang sifatnya alami. Pewarna seperti itu bahannya berasal dari tanaman, seperti pewarna henna.

    sumber: kompas.com

      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 2:47 am