Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Ketahui Bahaya Kelebihan Air di Tubuh

    Share

    bibang

    108
    20.08.11

    Ketahui Bahaya Kelebihan Air di Tubuh

    Post  bibang on Wed Apr 09, 2014 10:45 am


    Sebagian besar pesan-pesan kesehatan menganjurkan kita untuk memenuhi kebutuhan cairan setiap hari. Terutama ketika cuaca sedang panas atau saat berolahraga. Tapi benarkah mengonsumsi banyak air baik untuk tubuh?

    Peneliti sekaligus pakar diet bersertifikat di CSIRO, Food and Health sciences, Pennie Taylor mengatakan bahwa kelebihan cairan juga bisa berbahaya bagi tubuh.

    "Kita juga bisa overhidrasi. Meskipun sangat jarang terjadi di masyarakat yang secara umum memang memiliki kesehatan tubuh cukup baik," ujarnya seperti dilansir dari abc.net.

    Menurut Taylor, kondisi kelebihan air dalam tubuh biasanya menyerang orang-orang yang menderita penyakit jantung kronis, gagal jantung, dan gagal ginjal. Ini karena mereka memiliki kandungan air yang sedikit lebih banyak. Sehingga, apabila mengalami overhidrasi maka kondisi itu akan sulit diatasi.

    "Bila Anda terlalu banyak mengonsumsi air, tingkat mineral penting yaitu sodium bisa turun drastis. Hal ini menyebabkan kondisi yang dikenal dengan hiponatremia yang bisa membuat tubuh menahan air terlalu banyak," terang Taylor.

    Hiponatremia dapat menyebabkan sel-sel dalam tubuh membengkak dan berbahaya bagi otak. Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan kematian. Hiponatremia juga rentan terjadi pada atlet yang mengalami stroke panas, dan perlu rehidrasi. Gejalanya adalah kebingungan, disorientasi, mual dan muntah.

    Karena itu, Taylor menyarankan agar sebaiknya minum hanya empat hingga enam gelas standar air per hari. Namun, Anda bisa menambahkan jumlah asupan air jika sedang berada di tempat dengan suhu panas atau sedang aktif melakukan kegiatan. Sebaliknya, ketika suhu dingin, konsumsi air bisa dikurangi.

    Sebab, Anda juga mendapat air dari minuman atau makanan lain. Taylor mengungkapkan, rata-rata orang mendapat empat gelas atau satu liter air per hari dari makanan yang diasup misalnya semangka, teh, kopi, susu, dan yogurt.

    "Untuk mengetahui apakah kita cukup terhidrasi, lihatlah warna urin Anda. Jika warnanya kuning pucat, bisa dipastikan Anda butuh lebih banyak cairan," kata Taylor.


      Waktu sekarang Wed Jan 18, 2017 12:48 pm