Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Hormon Jatuh Cinta Bikin Orang Rela Berbohong

    Share

    erlita

    20
    28.08.11

    Hormon Jatuh Cinta Bikin Orang Rela Berbohong

    Post  erlita on Thu Apr 10, 2014 6:36 am


    Jatuh cinta berjuta rasanya. Jatuh cinta juga membuat seseorang mabuk kepayang. Saat orang sedang jatuh cinta, hormon oksitosin di dalam tubuh meningkat, sehingga kepercayaan dan ikatan antara dua insan semakin kuat.

    Tapi berhati-hatilah, orang yang sedang jatuh cinta, ternyata juga lebih berpotensi untuk berbohong demi orang yang dicintai maupun orang terdekat. Hormon oksitosin mendorong seseorang untuk berbicara tidak jujur.

    "Hasil penelitian kami menunjukkan, seseorang bersedia melanggar aturan dan etika untuk membantu orang-orang di dekatnya," kata Shaul Shalvi, peneliti dari Universitas Ben Gurion seperti dilansir dari IndianExpress.

    Studi dilakukan Shalvi bersama peneliti dari University of Amsterdam, Belanda. Mereka menganalisis 60 peserta pria yang diberi dosis oksitosin maupun plasebo. Setelah itu, peserta dibagi menjadi tiga tim dan diminta memprediksi hasil 10 lemparan koin. Kemudian, hasil lemparan dicocokkan dengan prediksi tersebut.

    Dari situ, terbukti bahwa mereka berbohong demi mendapatkan banyak uang yang bisa dibagi dengan kelompok mereka.

    Temuan ini, kemudian mengundang banyak pertanyaan, lantaran sikap tidak jujur biasanya dihubungkan dengan moral. Namun, Shalvi menjelaskan lebih lanjut, ketidakjujuran berakar dari circuitries neurobiologis, syaraf yang dapat menggeser fokus pembuat keputusan sehingga seseorang rela berbohong.

    Oksitosin adalah peptida dari sembilan asam amino yang diproduksi di hipotalamus otak. Selain bekerja pada ikatan ibu dan bayi, hormon ini juga mengaitkan seseorang dengan kehidupan sosialnya.


      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 5:05 am