Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Today at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Hormon Jatuh Cinta Bikin Orang Rela Berbohong

    Share

    erlita

    20
    28.08.11

    Hormon Jatuh Cinta Bikin Orang Rela Berbohong

    Post  erlita on Thu Apr 10, 2014 6:36 am


    Jatuh cinta berjuta rasanya. Jatuh cinta juga membuat seseorang mabuk kepayang. Saat orang sedang jatuh cinta, hormon oksitosin di dalam tubuh meningkat, sehingga kepercayaan dan ikatan antara dua insan semakin kuat.

    Tapi berhati-hatilah, orang yang sedang jatuh cinta, ternyata juga lebih berpotensi untuk berbohong demi orang yang dicintai maupun orang terdekat. Hormon oksitosin mendorong seseorang untuk berbicara tidak jujur.

    "Hasil penelitian kami menunjukkan, seseorang bersedia melanggar aturan dan etika untuk membantu orang-orang di dekatnya," kata Shaul Shalvi, peneliti dari Universitas Ben Gurion seperti dilansir dari IndianExpress.

    Studi dilakukan Shalvi bersama peneliti dari University of Amsterdam, Belanda. Mereka menganalisis 60 peserta pria yang diberi dosis oksitosin maupun plasebo. Setelah itu, peserta dibagi menjadi tiga tim dan diminta memprediksi hasil 10 lemparan koin. Kemudian, hasil lemparan dicocokkan dengan prediksi tersebut.

    Dari situ, terbukti bahwa mereka berbohong demi mendapatkan banyak uang yang bisa dibagi dengan kelompok mereka.

    Temuan ini, kemudian mengundang banyak pertanyaan, lantaran sikap tidak jujur biasanya dihubungkan dengan moral. Namun, Shalvi menjelaskan lebih lanjut, ketidakjujuran berakar dari circuitries neurobiologis, syaraf yang dapat menggeser fokus pembuat keputusan sehingga seseorang rela berbohong.

    Oksitosin adalah peptida dari sembilan asam amino yang diproduksi di hipotalamus otak. Selain bekerja pada ikatan ibu dan bayi, hormon ini juga mengaitkan seseorang dengan kehidupan sosialnya.


      Waktu sekarang Tue Jan 24, 2017 10:09 pm