Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Berisik Saat Bercinta, Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

    Share

    SarahBertris_96

    5
    16.06.13

    Berisik Saat Bercinta, Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

    Post  SarahBertris_96 on Tue Apr 15, 2014 6:39 am


    Saat bercinta, suara yang dikeluarkan pasangan bisa jadi tanda kepuasan atau hasrat untuk merangsang gairah. Namun suara pria asal Italia bernama Romeo Artemio Lori justru membawa sial.

    Suara itu membuatnya harus masuk penjara selama enam bulan. Siapa yang menjebloskannya? Tetangganya sendiri. Sebab, perilaku seks Romeo dan pasangannya dinilai mengganggu tidur para tetangga.

    Tak tanggung-tanggung, ada 12 tetangga yang mengadukan pria 42 tahun itu. Mereka mengadu pada pihak berwajib lantaran suara Romeo tak lagi sekadar desahan pembangkit gairah bercinta. Bagi mereka, itu lebih mirip suara bising.

    Pengadilan memutus, Romeo bersalah. Namun, pria itu tak puas. Ia merasa sama sekali tak bersalah. Mengutip laman Mirror, Romeo mengklaim diri sebagai pria hebat soal bercinta. Suara yang ia keluarkan tidak bising, melainkan sebuah desahan untuk pasangan.

    Untuk itu, ia berencana mengajukan banding secepatnya.

    Ekspresi

    Bersuara saat bercinta, sejatinya merupakan ekspresi kenikmatan. Dalam ilmiah, itu disebut copulatory vocalization. Ekspresinya bisa berupa desahan, teriakan, erangan, kata-kata tak pantas, rintihan, tawa, bahkan tangis. Biasanya, itu juga dibarengi gerakan tubuh yang ritmik.

    Wanita dianggap lebih "vokal" saat bercinta dibanding pria. Selain melakukannya saat nyaris mencapai klimaks, teriakan juga dilontarkan demi menumbuhkan rasa percaya diri pada pasangan. Itu juga bisa menjadi sinyal komunikasi.


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 11:34 pm