Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Berisik Saat Bercinta, Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

    Share
    avatar
    SarahBertris_96

    5
    16.06.13

    Berisik Saat Bercinta, Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

    Post  SarahBertris_96 on Tue Apr 15, 2014 6:39 am


    Saat bercinta, suara yang dikeluarkan pasangan bisa jadi tanda kepuasan atau hasrat untuk merangsang gairah. Namun suara pria asal Italia bernama Romeo Artemio Lori justru membawa sial.

    Suara itu membuatnya harus masuk penjara selama enam bulan. Siapa yang menjebloskannya? Tetangganya sendiri. Sebab, perilaku seks Romeo dan pasangannya dinilai mengganggu tidur para tetangga.

    Tak tanggung-tanggung, ada 12 tetangga yang mengadukan pria 42 tahun itu. Mereka mengadu pada pihak berwajib lantaran suara Romeo tak lagi sekadar desahan pembangkit gairah bercinta. Bagi mereka, itu lebih mirip suara bising.

    Pengadilan memutus, Romeo bersalah. Namun, pria itu tak puas. Ia merasa sama sekali tak bersalah. Mengutip laman Mirror, Romeo mengklaim diri sebagai pria hebat soal bercinta. Suara yang ia keluarkan tidak bising, melainkan sebuah desahan untuk pasangan.

    Untuk itu, ia berencana mengajukan banding secepatnya.

    Ekspresi

    Bersuara saat bercinta, sejatinya merupakan ekspresi kenikmatan. Dalam ilmiah, itu disebut copulatory vocalization. Ekspresinya bisa berupa desahan, teriakan, erangan, kata-kata tak pantas, rintihan, tawa, bahkan tangis. Biasanya, itu juga dibarengi gerakan tubuh yang ritmik.

    Wanita dianggap lebih "vokal" saat bercinta dibanding pria. Selain melakukannya saat nyaris mencapai klimaks, teriakan juga dilontarkan demi menumbuhkan rasa percaya diri pada pasangan. Itu juga bisa menjadi sinyal komunikasi.


      Waktu sekarang Sun Jul 23, 2017 1:49 pm