Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menantang Maut dengan Ayunan Tertinggi di Dunia

    Share

    kellyn

    123
    25.01.09

    Menantang Maut dengan Ayunan Tertinggi di Dunia

    Post  kellyn on Fri May 09, 2014 6:24 am


    Casa del Arbol, ayunan paling berrbahaya di dunia. Hanya bergantung di sebuah pohon di atas bukit, tanpa sistem pengaman. (Caters)

    Jika Anda berkunjung ke Ekuador, sempatkan mampir ke Casa del Arbol. Di sana, Anda akan disuguhi sensasi ayunan paling mendebarkan di dunia.

    Ayunan bukan di antara ranting-ranting pohon maupun besi. Ayunan digantungkan pada pohon di atas tebing setinggi 2.660 meter dari permukaan laut.

    Berlokasi di Kota Banos, Casa del Arbol memang tempatnya mencari sensasi yang menguji nyali. Saat diperhatikan, ayunan yang menantang maut itu memiliki konstruksi yang sederhana, yaitu dengan kursi kayu dan dua potong tali yang terikat pada pohon di atas bukit. Walaupun kekuatannya tak bisa diremehkan, bukan berarti ayunan ini terlepas dari risiko kematian.

    Mereka yang berani menaikinya, ditantang untuk menjaga mata tetap terbuka dan melihat pemandangan sekitar. Ini sungguh menakutkan, namun juga indah karena lanskap dihiasi dengan gunung berapi aktif seperti Gunung Tungurahua.

    Silvia Púchovská adalah pelancong yang juga merupakan fotografer asal Slovakia. Ia berkeliling dunia selama tujuh tahun dan mencoba menaiki Casa del Arbol.

    "Saya mendengar tentang ayunan ini dari teman seperjalanan, saya putuskan untuk datang karena kedengarannya sangat luar biasa," kata Púchovská.

    Dia sempat terkejut karena ayunan sangat sederhana dan tanpa sistem pengaman. Ia mulanya takut dan merasa kepalanya berputar-putar terguncang adrenalin. Ia mencoba untuk berayun dengan kepala di bawah, tapi menurutnya itu terlalu berbahaya.
    "Ayunan hanya tergantung di pohon, sangat berbahaya karena tidak ada sistem keamanan yang menjamin Anda tidak jatuh, tapi jika Anda berpegangan erat dan tak mencoba bergerak banyak, Anda akan baik-baik saja," lanjutnya.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 1:25 am