Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menilik Kopi Jumbo Paling Berbahaya bagi Kesehatan

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Menilik Kopi Jumbo Paling Berbahaya bagi Kesehatan

    Post  clara on Sat May 31, 2014 8:58 am


    Berapa lama waktu yang biasanya Anda butuhkan untuk menghabiskan secangkir kopi? Seorang pria asal Texas, Amerika Serikat, memerlukan 5 hari guna menandaskan secangkir kopi.

    Apa pasal? Kopi yang diberi nama jumbo tersebut merupakan racikan istimewa dari waralaba Starbucks. Memang, kopi ini tidak tersedia di seluruh gerai kedai kopi populer tersebut.

    Kopi tersebut merupakan hasil kerjasama Starbucks Texas dengan Andrew Chifari, seorang anggota\' eksklusif Loyalti Program dari Starbucks. Itu memberi hak istimewa bagi Chifari untuk meminta racikan kopi spesial sesuai keinginannya.

    Mimpi Chifari adalah membuat kopi yang bisa mengalahkan rekor minuman termahal di Starbucks sebelumnya, yakni secangkir frappuccino seharga US$47,30 atau setara Rp500 ribu.

    “anggota\' eksklusif sebelumnya meracik kopi dengan menggunakan beragam campuran bahan dan toping yang mungkin tidak cocok dengan kopi, seperti pisang, bubuk labu serta\' stroberi impor untuk mendongkrak harga. Saya tidak ingin yang seperti itu,” kata Chifari, dilansir laman Consumerist.

    Mimpi tersebut menjadi nyata saat dia menghubungi bartender Starbucks di dekat rumahnya. Dia juga punya senjata lain, yakni gelas jumbo berukuran 3 liter atau hampir satu galon untuk menampung minumannya.

    Akhirnya, setelah mengkalkulasi secara matematis semua bahan dan campuran rasa, hadirlah Monstrosity. Kopi jumbo yang kini memecahkan rekor sebagai kopi paling mahal di Starbucks. Kopi itu dibanderol seharga USD54,75 atau Rp630 ribu.

    Hal yang membuat kopi tersebut berharga selangit adalah karena diracik dari 60 sloki kopi dengan susu kocok, lengkap bersama whipped cream dan taburan coklat di atasnya.

    “Rasanya enak, sangat kuat dan manis,” kata Chifari.

    Tapi, bukan itu yang menjadikan Monstrosity seketika menjadi buah bibir, melainkan tingkat kafein di dalamnya. Disinyalir kopi jumbo tersebut mengandung 4500 mg kafein, jumlah yang sangat jauh melebihi dosis kafein harian yang dianjurkan Food and Drug Administration Amerika Serikat.

    Jumlah kafein yang terkandung dalam kopi jumbo tersebut 10 kali lebih tinggi dan dianggap berbahaya bagi kesehatan.

    Terbukti, Chifari membutuhkan waktu lima hari untuk menghabiskan kopi tersebut, dan bahkan di hari kelima, dia masih merasakan efek kuat kafein yang dikonsumsinya. Chifari mengaku merasa berdebar-debar dan sulit tidur.

    Dilansir Reuters, pihak Starbucks mengatakan mereka tidak menganjurkan konsumen untuk membuat minuman yang bisa membahayakan kesehatan.

    “Pesanan tidak lazim ini tidak kami anjurkan untuk dilakukan para pelanggan Starbucks. Selain karena pesanan tersebut belum tentu enak diminum, juga bisa berbahaya bagi kesehatan,” ujar juru bicara Starbucks, Maggie Jantzen, yang sekaligus menambahkan Starbucks akan merevisi ketentuan minuman gratis bagi konsumen.


      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 3:40 am