Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Inikah 6 Jembatan Paling Indah di Dunia?

    Share

    AinulMardhiya

    16
    30.05.13

    Inikah 6 Jembatan Paling Indah di Dunia?

    Post  AinulMardhiya on Tue Jun 17, 2014 10:23 am

    Jembatan dibuat oleh manusia untuk menyeberangi suatu tempat. Tapi sentuhan seni dan kreasi manusia dapat membuat bentuk dan struktur jembatan menjadi lebih indah, sehingga menjadi landmark yang menarik wisatawan.

    Bentuk jembatan bisa dikreasi oleh manusia sedemikian rupa sehingga melahirkan bentuk yang unik nan indah lho. Seperti dilansir situs BBC, berikut ini 6 jembatan paling indah di dunia.


    1. Jembatan Rakotz, Jerman

    Jembatan ini terletak di Kota Kromlau, Jerman, berbentuk setengah lingkaran, lengkungannya begitu indah. Berdiri di atas sungai yang jernih semakin mempercantik pemandangan.

    Suasana di sekiling yang hijau semakin membuat sempurna pemandangan yang dihadirkan. Jembatan ini benar- benar campuran dari keindahan arsitektur dan seni yang digabung menjadi satu. Amazing!


    2. Jembatan Langkawi, Malaysia

    Jembatan spiral setinggi 125 meter ini sungguh tampak kontras dibandingkan dengan sekelilingnya yang hijau. Jembatan ini dibangun oleh arsitek kenamaan bernama Mayur Kanaiya.

    Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung dalam melihat tutupan kanopi hutan dan alam yang masih lestari di Pulau Langkawi. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang sungguh menakjubkan dari puncak Gunung Mat Cincang. Tertarik berkunjung kesini?


    3. Jembatan Cherrapunji, India

    Desa Cherrapunji memiliki jembatan yang sangat unik, alih- alih menggunakan bata, beton ataupun kayu, jembatan ini dibangun menggunakan akar kayu pepohonan. Adalah Suku Khasi, suku asli setempat yang gemar berperang, yang membangun jembatan ini.

    Mereka menganyam akar pohon Ficus dengan disokong batang bambu sehingga menghasilkan struktur jembatan akar yang kokoh. Bahkan jembatan ini mampu menahan beban hingga 50 orang sekaligus dan memiliki panjang hingga 30 meter. Unik sekaligus indah bukan?


    4. Jembatan Tenggelam Fort de Roovere, Belanda

    Disebut jembatan tenggelam karena jembatan ini dibangun bukan di atas air, melainkan di bawah permukan air. Jembatan ini lebih mirip parit yang memisahkan dua bagian sungai, sungguh unik sekali.

    Dinding jembatan berfungsi sebagai dam yang menjaga air tetap di luar dan tidak membanjiri jembatan. Struktur jembatan ini berpadu dengan apik, sehingga orang yang menyeberang seakan-akan berjalan membelah sungai. Benar-benar beda!


    5. Jembatan Grand Union Canal, Inggris

    Jembatan bergulung ini menghubungkan Grand Union Canal di Paddington Basin, mempunyai panjang 12 meter. Jembatan ini akan bergulung ke satu sisi untuk memberikan kesempatan agar kapal bisa melewati kanal.

    Jembatan ini terbuat dari delapan buah rangka dan papan kayu yang akan menggulung hingga kedua sisi jembatan bertemu, membentuk bangun oktahedral yang indah. Bahkan setiap Jumat sore, jembatan ini menampilkan aksi akrobatik untuk menghibur para penonton. Sunguh menarik!


    6. Jembatan Shaharah, Yaman

    Jembatan Shaharah membentang menghubungkan antara dua bukit batu yang cadas. Jembatan ini dibangun dari batu yang dipahat secara tradisonal oleh masyarakat setempat hingga menjadi sebuah jembatan yang kokoh.

    Jembatan Shaharah membentuk lengkungan yang indah yang sulit ditandingi oleh jembatan yang dibangun dengan tekhnologi modern. "Sungguh menakjubkan bisa menyaksikan jembatan tradisional ini mampu bertahan sampai sekarang" ujar Achilleas Vortselas, seorang insyinur mesin pengagum jembatan ini.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 9:24 pm