Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

IKLAN ANDA


    Terlalu Lama Menatap Layar Gadget, Ini Bahayanya

    Share
    avatar
    SarahBertris_96

    5
    16.06.13

    Terlalu Lama Menatap Layar Gadget, Ini Bahayanya

    Post  SarahBertris_96 on Sun Jun 22, 2014 11:53 am


    Anda pekerja kantoran yang setiap harinya duduk di meja kerja dan berkutat di depan layar komputer atau gadget seharian? Jika ya, Anda patut waspada.
    Pasalnya, berjam-jam menatap layar komputer dan gadget ternyata mampu menurunkan kadar air pada mata Anda seperti jika Anda mengidap penyakit dry eye, menurut sebuah studi di Jepang.

    Ialah kadar protein MUC5AC yang disekresi oleh sel-sel di kelopak mata bagian atas akan yang menurun jika seseorang terlalu lama memandang layar komputer. Padahal protein ini berfungsi membentuk lapisan mucus atau lendir yang menjaga mata tetap basah.

    Dalam studi tersebut, peserta yang sering menatap layar komputer atau gadget ternyata mengalami penurunan kadar MUC5AC hingga hampir menyamai mereka yang didiagnosis menderita penyakit dry eye.

    “Saat kita menatap layar gadget, baik itu tablet maupun komputer, frekuensi mengedip mata menutun jika dibandingkan dengan ketika sedang membaca," ujar Dr Yuichi Uchino, penulis studi sekaligus ophthalmologist di School of Medicine di Keio University di Tokyo.

    Ia juga mengatakan bahwa mereka yang sering berlama-lama di depan komputer cenderung membuka kelopak mata lebih lebar dibandingkan saat melakukan hal lain.
    Sedangkan semakin banyak area mata yang terekspos serta\' jarangnya mengedip mampu mengakselerasi evaporasi air mata yang kemudian dapat berujung pada penyakit mata kering.

    "Konsentrasi protein di mata mereka yang sering menatap layar komputer atau gadet juga menurun," ujar Uchino.

    Ia juga mengatakan bahwa menurut studi sebelumnya, orang-orang yang menderita penyakit mata kering ternyata cenderung kurang produktif dan mudah depresi.

    Menurut Uchino, dry eye bisa menjadi penyakit yang kronik tapi untuk yang masih ringan dapat diobati dengan obat tetes mata dari dokter.

    Studi yang pernah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa hampir 5 juta pria dan wanita berusia 50 tahun keatas di Amerika Serikat menderita penyakit dry eye. Di Jepang sendiri, sepuluh juta orang dilaporkan memiliki gejala-gejala penyakit dry eye yang berhubungan dengan pekerjaan di depan komputer.

    Sumber: Huffington Post


      Waktu sekarang Wed Sep 20, 2017 9:12 am