Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Post  kuning on Wed Jun 25, 2014 8:04 am


    Kepedulian pada sesama membuat Sue Gianstefani sangat mudah untuk mendonorkan organnya. Mulai dari ginjal, sel telur, hingga sebagian hatinya semuanya didonorkon pada orang asing. Bahkan, dalam waktu dekat, wanita 47 tahun ini juga akan mendonorkan paru-parunya.

    Tak heran jika ibu satu anak dari Inggris ini mendapatkan julukan “The Kindest Woman” alias Wanita Paling Baik.

    Obsesi donor organ ini dimulainya pada tahun 2001 silam, ketika dia mengunggah iklan bahwa dia bersedia mendonorkan ginjal dengan imbalan biaya perjalanan liburan.

    Pada waktu itu, Larry Rosenfield, menjawab iklannya dan mengatakan bahwa ada pria berusia 60 tahun mengaku hidupnya sudah tak lama lagi semenjak ginjalnya gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Ia pun langsung menanggapinya dan langsung terbang ke AS untuk melakukan operasi donor ginjal.

    Berita tentang Sue yang sangat mudah mendonorkan organ pun tersebar cepat di dunia maya, hingga ada seorang wanita menanyakan apakah ia juga mendonorkan sel telurnya. Akhirnya, Sue pun memberikan sel telurnya cuma-cuma, tanpa imbalan sepeser pun.

    Permintaan donor kembali datang di bulan Desember tahun lalu. Seorang keluarga dari anak usia 12 tahun menghubunginya untuk bantuan donor hati ia mengatakan jika anaknya sedang sekarat dan membutuhkan bantuannya. Tanpa berpikir panjang, Sue pun langsung mendonorkan livernya. Kini Sue pun berharap dapat mendonorkan paru-parunya.


    Sumber: Daily Mail

      Waktu sekarang Wed Jan 18, 2017 12:54 pm