Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Post  kuning on Wed Jun 25, 2014 8:04 am


    Kepedulian pada sesama membuat Sue Gianstefani sangat mudah untuk mendonorkan organnya. Mulai dari ginjal, sel telur, hingga sebagian hatinya semuanya didonorkon pada orang asing. Bahkan, dalam waktu dekat, wanita 47 tahun ini juga akan mendonorkan paru-parunya.

    Tak heran jika ibu satu anak dari Inggris ini mendapatkan julukan “The Kindest Woman” alias Wanita Paling Baik.

    Obsesi donor organ ini dimulainya pada tahun 2001 silam, ketika dia mengunggah iklan bahwa dia bersedia mendonorkan ginjal dengan imbalan biaya perjalanan liburan.

    Pada waktu itu, Larry Rosenfield, menjawab iklannya dan mengatakan bahwa ada pria berusia 60 tahun mengaku hidupnya sudah tak lama lagi semenjak ginjalnya gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Ia pun langsung menanggapinya dan langsung terbang ke AS untuk melakukan operasi donor ginjal.

    Berita tentang Sue yang sangat mudah mendonorkan organ pun tersebar cepat di dunia maya, hingga ada seorang wanita menanyakan apakah ia juga mendonorkan sel telurnya. Akhirnya, Sue pun memberikan sel telurnya cuma-cuma, tanpa imbalan sepeser pun.

    Permintaan donor kembali datang di bulan Desember tahun lalu. Seorang keluarga dari anak usia 12 tahun menghubunginya untuk bantuan donor hati ia mengatakan jika anaknya sedang sekarat dan membutuhkan bantuannya. Tanpa berpikir panjang, Sue pun langsung mendonorkan livernya. Kini Sue pun berharap dapat mendonorkan paru-parunya.


    Sumber: Daily Mail

      Waktu sekarang Sat Jul 22, 2017 7:40 am