Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Wanita Ini Punya Hobi Aneh Donorkan Organ Tubuh

    Post  kuning on Wed Jun 25, 2014 8:04 am


    Kepedulian pada sesama membuat Sue Gianstefani sangat mudah untuk mendonorkan organnya. Mulai dari ginjal, sel telur, hingga sebagian hatinya semuanya didonorkon pada orang asing. Bahkan, dalam waktu dekat, wanita 47 tahun ini juga akan mendonorkan paru-parunya.

    Tak heran jika ibu satu anak dari Inggris ini mendapatkan julukan “The Kindest Woman” alias Wanita Paling Baik.

    Obsesi donor organ ini dimulainya pada tahun 2001 silam, ketika dia mengunggah iklan bahwa dia bersedia mendonorkan ginjal dengan imbalan biaya perjalanan liburan.

    Pada waktu itu, Larry Rosenfield, menjawab iklannya dan mengatakan bahwa ada pria berusia 60 tahun mengaku hidupnya sudah tak lama lagi semenjak ginjalnya gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Ia pun langsung menanggapinya dan langsung terbang ke AS untuk melakukan operasi donor ginjal.

    Berita tentang Sue yang sangat mudah mendonorkan organ pun tersebar cepat di dunia maya, hingga ada seorang wanita menanyakan apakah ia juga mendonorkan sel telurnya. Akhirnya, Sue pun memberikan sel telurnya cuma-cuma, tanpa imbalan sepeser pun.

    Permintaan donor kembali datang di bulan Desember tahun lalu. Seorang keluarga dari anak usia 12 tahun menghubunginya untuk bantuan donor hati ia mengatakan jika anaknya sedang sekarat dan membutuhkan bantuannya. Tanpa berpikir panjang, Sue pun langsung mendonorkan livernya. Kini Sue pun berharap dapat mendonorkan paru-parunya.


    Sumber: Daily Mail

      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 11:03 pm