Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tips Menghadapi Kekasih yang Mudah Marah

    Share

    alia

    79
    18.09.11

    Tips Menghadapi Kekasih yang Mudah Marah

    Post  alia on Wed Jul 09, 2014 12:43 pm


    Terkadang wanita terlalu terburu-buru melakukan pendekatan, hingga tidak tahu sifat buruk si pria. Setelah pacaran, baru ketahuan bahwa si dia memiliki sikap yang kurang baik. Salah satu sifat pria yang terkadang menjengkelkan adalah si dia yang mudah marah atau tempramen. Bagaimana menghadapi pria yang memiliki sikap seperti itu?

    1. Bicara dari Hati ke Hati
    Saat suasana santai, bicarakan tentang perasaan sedih dan kecewa Anda ketika dia mudah marah akan hal-hal kecil. Jaga intonasi suara Anda, jangan sampai Anda terbawa emosi yang berakhir dengan pertengkaran. Bicara secara santai dengan nada lembut dan tawarkan bantuan padanya, apa yang harus Anda lakukan untuk membuatnya bisa lebih minimalisir emosi tempramennya.

    2. Suasana Pacaran yang Lebih Menyenangkan
    Menurut psikolog, Alex Lickerman, M.D, tidak hanya pasangan yang perlu menjaga emosi, Anda pun wajib menjaga tempramen Anda. Ketika si dia marah, lalu Anda tidak suka dengan sikapnya itu dan Anda juga menjadi marah padanya, maka hubungan bisa diwarnai dengan pertengkaran. "Kamu tidak bisa mengontrol suasana hati pasangan. Tapi kamu bisa mempengaruhinya dengan menjaga suasana pacaran menjadi hangat untuk membuat perubahan," ujar Alex.

    3. Berikan Waktu dan Ruang
    Saat pasangan mulai marah dan meminta sedikit waktu, berikanlah. Biarkan ia menenangkan diri, dengan begitu ia akan berpikir bahwa Anda tidak akan mengganggunya. Lihat apa yang akan ia lakukan tanpa kehadiran Anda. Dengan memberinya waktu, berarti Anda juga memberinya kesempatan untuk introspeksi.

    4. Jika Sudah Berlebihan, Tinggalkan!
    Jika kemarahannya sampai menghina atau memaki-maki Anda, sebaiknya pikirkan lebih lanjut tentang hubungan Anda. Ini menjadi dasar dari kekerasan. Kekerasan bukan hanya penganiayaan fisik saja, tapi juga psikis. Pria yang selalu mencoba menyalahkan Anda, sehingga Anda akan merasa bersalah adalah salah satu tanda dari sikap kekerasan psikis. Dia pandai memanipulasi keadaan, sehingga membuat Anda merasa sangat bersalah. Bisa jadi, lama-kelamaan sikapnya bisa semakin tempramen dan terjadi kekerasan secara fisik. Kalau sudah begitu sebaiknya tinggalkan, dan cari pria yang lebih baik.


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:52 pm