Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gubernur Kader Golkar Dikumpulkan Ical

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Gubernur Kader Golkar Dikumpulkan Ical

    Post  online on Thu Oct 08, 2009 9:40 am

    PEKANBARU(SI) – Kader Partai Golkar yang menjabat gubernur di sejumlah daerah turut hadir dalam mobilisasi dukungan kepada salah satu kandidat Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

    Menjelang pemilihan ketua umum DPP Partai Golkar yang hingga pukul 00.30 dini hari tadi masih berlangsung, para gubernur itu menyatakan dukungannya kepada Ical, sapaan akrab Aburizal. Seusai rapat pleno kemarin sore Ical dan tim suksesnya mengumpulkan DPD kabupaten/kota dan DPD provinsi yang mendukungnya di Gedung Golf,tepat di depan Hotel Labersa, Pekanbaru, lokasi Munas VIII Partai Golkar.Pertemuan itu tertutup.

    Orang yang boleh masuk hanya ketua-ketua DPD atau yang memegang mandat untuk memilih dalam Munas. Beberapa sekretaris DPD sempat diminta keluar ruangan oleh petugas keamanan karena dinilai tidak berkepentingan. Para ketua DPD itu memasuki ruangan di lantai dua, lalu duduk berhadap-hadapan dengan Ical.

    Tepat di sebelah kanan Ical duduk fungsionaris Partai Golkar Agung Laksono, di sebelah kiri duduk Akbar Tandjung. Ada juga Theo Sambuaga dan Ginandjar Kartasasmita. Sejumlah gubernur kepala daerah dari Golkar juga duduk berjajar dengan Ical, Agung,dan Akbar. Mereka adalah Gubernur Riau Rusli Zaenal, Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

    Mereka adalah kader-kader Golkar dan ada yang menjabat sebagai ketua DPD provinsi. Menurut politikus Golkar Ridwan Hisyam, para gubernur itu sengaja dihadirkan untuk menyolidkan dukungan karena saat pemandangan umum menanggapi pertanggung jawaban DPP Partai Golkar 2004 – 2009, ada DPD yang tidak menyebut nama Ical sebagai calon ketua umum.”Juga karena ada sejumlah DPD kabupaten/ kota di provinsi yang mereka pimpin belum solid mendukung Ical,”ujarnya.

    Persaingan Ical-Paloh

    Warna persaingan untuk menang secara aklamasi sangat terlihat kemarin.Baik kubu Ical maupun Paloh gencar melakukan konsolidasi terhadap para pendukungnya supaya tidak goyah. Lobi-lobi politik terus dilakukan kepada DPD-DPD yang masih mengambang. Perang klaim dukungan pun masih terus terjadi hingga sore hari. Ical mengklaim telah mengantongi dukungan riil 346 suara.

    Menurut dia, dukungan yang sudah didapat tersebut kemungkinan besar akan bertambah.“Kalau yang sudah riil itu 346 suara. Jumlah ini pasti bertambah,” kata Ical saat jumpa pers di Hotel Labersa, Pekanbaru,kemarin. Ical membantah dugaan praktik politik uang yang marak dibicarakan lawan-lawannya.

    Menurut dia, politik uang tidak akan berpengaruh karena sistem pemilihan dilakukan secara tertutup, bebas,dan rahasia. Bagaimana jika kalah? Ical mengaku sangat menjunjung sportivitas. Menurut dia, menang dan kalah dalam politik merupakan hal yang biasa. Ical menyatakan kesiapannya untuk menang dan kalah secara jantan. “Saya ini olahragawan, jadi saya akan sportif.

    Kalah menang kita akan tetap berkawan,”jaminnya. Tak mau kalah,sikap optimistis juga ditunjukkan tim sukses Surya Paloh. Anggota tim sukses Paloh, Victor Bungtilu Laiskodat, sangat percaya diri jagonya bisa menembus dukungan 50% +1.Alasannya, Paloh sudah mengantongi 60% dukungan dari DPD I dan DPD II.

    “Kami sudah melalui proses yang panjang.Klaim 60% dukungan karena kami sudah melakukan prosesnya cukup lama,”kata Victor dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Pekanbaru,kemarin. Sesuai tata tertib,pada putaran pertama akan dilakukan pemilihan bakal calon ketua umum yang telah dinyatakan memenuhi syarat.

    Mereka yang mengantongi minimal 30% suara akan melaju ke putaran kedua sebagai calon ketua umum.Jika pada putaran pertama ada calon yang mendapatkan dukungan lebih dari 50 %, maka akan ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum terpilih. Victor mengakui dukungan dari Jusuf Kalla menambah energi kubu Paloh. Karena itu pihaknya terus melakukan konsolidasi dengan para DPD yang masih memiliki visi dan komitmen untuk membesarkan partai.

    Empat Calon

    Pada pemilihan tadi malam, empat kandidat ketua umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) dan Yuddy Chrisnandi lolos verifikasi pencalonan. Proses verifikasi cukup alot dan mengakibatkan pemilihan ketua umum DPP Partai Golkar tadi malam molor.

    Selain itu, masih ada dua DPD II memegang mandat ganda. Sesuai jadwal yang disepakati peserta, rangkaian pemilihan dimulai Rabu (7/10) pukul 15.30 WIB dengan pembahasan tata cara pemilihan ketua umum dan formatur,berikut pendaftaran dan verifikasi bakal calon ketua umum.

    Namun, hingga berita ini diturunkan, persoalan mandat ganda masih dibahas. Rapat paripurna VII yang dimulai pukul 19.30 diskors pukul 21.00 untuk mencari Rapat kembali dilanjutkan pukul 23.10. “Setelah tim verifikasi, maka bersama ini ditetapkan, saudara Aburizal Bakrie,Hutomo Mandala Putra, Surya Paloh,Yuddy Chrisnandi lolos sebagai calon ketua umum,” kata Ketua Pimpinan Munas Fadel Muhammad tadi malam.

    Selain itu, pimpinan munas juga membatalkan hak suara DPD II Langkat dan DPD II Kepulauan Seribu karena memiliki mandat ganda. DPD II Halmahera Tengah dinyatakan memiliki hak suara. Tak pelak, keputusan yang dibuat pimpinan munas diprotes oleh DPD II Langkat dan Kepulauan Seribu. “Kami ini pengurus yang sah. Kalaupun ada sengketa sekarang masih proses hukum.

    Atas dasar apa hak kami dibatalkan?” gugat Ketua DPD II Langkat Eswin Sukarja. Selanjutnya hujan interupsi tak terelakkan. Suasana semakin kacau karena seluruh peserta berdiri dan saling tunjuk. Pimpinan Munas kembali menenangkan peserta, tapi tidak mempan. Akhirnya sidang diskors kedua kalinya pada pukul 23.25.

    Ketua Panitia Penyelenggara, Andi Mattalatta; Ketua Panitia Pelaksana, Fatommi Asaari, serta penanggung jawab, Jusuf Kalla, diminta naik ke podium untuk berdiskusi menyelesaikan persoalan. Akhirnya, disepakati dua DPD akan diselesaikan oleh Ketua Panitia Pengarah,Syamsul Muarif, bersama Korwil, DPD I dan pihak yang bersengketa. Meski hujan interupsi bertubi-tubi, proses pemilihan ketua umum tetap dilangsungkan pada pukul 23.30 dengan dimulai dari DPD I NAD. (ahmad baidowi/ nevi hetharia)

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:29 pm