Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Terlalu Sering SMS, Jempol Rawan Stres dan Cedera Tendinitis

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Terlalu Sering SMS, Jempol Rawan Stres dan Cedera Tendinitis

    Post  derinda on Fri Sep 26, 2014 6:14 am


    Mengetik pesan singkat atau SMS (Short Message Service) sebenarnya bukan termasuk aktivitas fisik yang berat dan menguras tenaga. Namun gerakan jempol yang berulang-ulang bisa memicu cedera serius pada tendon otot.

    Sebuah penelitian di American Journal of Physical Medicine & Rehabilitation mengungkap, risiko tendinitis atau radang tendon meningkat pada orang yang terlalu sering mengetik SMS. Bahkan saat mengetik dengan 2 jempol, risiko cedera pada tendon atau penghubung tulang dengan otot, tetap tinggi.

    Para peneliti menjelaskan, aktivitas mengetik SMS yang terlalu sering memberikan stres yang kuat pada jempol, khususnya di sisi tangan yang dominan. Risiko cedera pada otot-otot ini sering terabaikan, dianggap tidak seserius cedera pada tendon bahu misalnya.

    Dalam penelitiannya, para ilmuwan melibatkan 149 orang dengan rentang usia 18-40 tahun. Separuh partisipan dikategorikan sangat sering mengetik SMS, dengan cara menekuk sendi paling dekat dengan ujung jempol. Sendi ini dinamakan sendi interphalangeal.

    Dengan menggunakan pemindaian ultrasonik, para ilmuwan mengamati ketebalan tendon di bagian tersebut. Hasilnya, paritisipan yang sering mengetik SMS mengalami penebalan yang menandakan adanya cedera pada tendon. Ketebalannya dipengaruhi frekuensi mengetik SMS.

    Partisipan yang sering mengetik SMS juga dilaporkan mengalami nyeri yang lebih berat pada jempol. Dikutip dari WSJ.com, parisipan yang dikategorikan sering mengetik SMS rata-rata 1.209 kali dalam sebulan, sedangkan yang tidak terlalu sering hanya 50 kali dalam sebulan.


      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 8:40 am