Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Terlalu Sering SMS, Jempol Rawan Stres dan Cedera Tendinitis

    Share
    avatar
    derinda

    82
    23.07.11

    Terlalu Sering SMS, Jempol Rawan Stres dan Cedera Tendinitis

    Post  derinda on Fri Sep 26, 2014 6:14 am


    Mengetik pesan singkat atau SMS (Short Message Service) sebenarnya bukan termasuk aktivitas fisik yang berat dan menguras tenaga. Namun gerakan jempol yang berulang-ulang bisa memicu cedera serius pada tendon otot.

    Sebuah penelitian di American Journal of Physical Medicine & Rehabilitation mengungkap, risiko tendinitis atau radang tendon meningkat pada orang yang terlalu sering mengetik SMS. Bahkan saat mengetik dengan 2 jempol, risiko cedera pada tendon atau penghubung tulang dengan otot, tetap tinggi.

    Para peneliti menjelaskan, aktivitas mengetik SMS yang terlalu sering memberikan stres yang kuat pada jempol, khususnya di sisi tangan yang dominan. Risiko cedera pada otot-otot ini sering terabaikan, dianggap tidak seserius cedera pada tendon bahu misalnya.

    Dalam penelitiannya, para ilmuwan melibatkan 149 orang dengan rentang usia 18-40 tahun. Separuh partisipan dikategorikan sangat sering mengetik SMS, dengan cara menekuk sendi paling dekat dengan ujung jempol. Sendi ini dinamakan sendi interphalangeal.

    Dengan menggunakan pemindaian ultrasonik, para ilmuwan mengamati ketebalan tendon di bagian tersebut. Hasilnya, paritisipan yang sering mengetik SMS mengalami penebalan yang menandakan adanya cedera pada tendon. Ketebalannya dipengaruhi frekuensi mengetik SMS.

    Partisipan yang sering mengetik SMS juga dilaporkan mengalami nyeri yang lebih berat pada jempol. Dikutip dari WSJ.com, parisipan yang dikategorikan sering mengetik SMS rata-rata 1.209 kali dalam sebulan, sedangkan yang tidak terlalu sering hanya 50 kali dalam sebulan.


      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 3:49 pm