Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Hindari Kesalahan Umum Saat Cari Kerja

    Share

    yesi_kardini

    3
    09.09.14

    Hindari Kesalahan Umum Saat Cari Kerja

    Post  yesi_kardini on Sat Sep 27, 2014 7:48 am


    Ketiadaan pengalaman sering menjadi sandungan para lulusan baru (fresh graduat e) ketika mencari pekerjaan. Akibatnya, mereka pun kerap melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

    Konsultan karier dan bisnis, Sundeep Kataria, menyebut, setidaknya ada tiga kesalahan umum yang sering dilakukan seseorang saat proses pencarian kerja. Ketiga kesalahan yang perlu dihindari itu adalah:

    1. Menunggu respons

    Menurut Sundeep, divisi human resource (HR) dan konsuktan rekrutmen menerima ratusan hingga ribuan berkas lamaran pekerjaan. Karena itulah, hampir mustahil bagi mereka untuk menjawab setiap surat satu per satu.

    "Anda harus proaktif," kata Sundeep, dalam website-nya.

    Proaktif di sini, menurut pria yang mendirikan firma konsultasi manajemen pada 1991 itu, dapat berupa inisiatif menelefon, mengunjungi atau menulis email kepada para perekrut karyawan. Cara ini dapat membuat mereka mengingat Anda.  

    "Jika ada lowongan pekerjaan, nama Anda yang pertama mereka ingat dari tumpukan data CV yang masuk. Ini adalah kesempatan yang Anda butuhkan," imbuhnya.

    2. Tidak dewasa dan profesional dalam dunia digital

    Sekarang ini, para perekrut karyawan sudah biasa mengecek latar belakang calon pekerja mereka melalui jejak di dunia maya; misalnya lewat profil di media sosial. Menurut Sundeep, posting yang terlalu santai, tidak bertanggung jawab, terafiliasi politik, terlalu kritis atau tidak dewasa menunjukkan sisi negatif si pelamar.

    "Pastikan profil media sosial Anda bersih dan profesional," imbuhnya.

    3. Foto identitas dan alamat email tidak profesional

    Ternyata, banyak juga pelamar pekerjaan mengirimkan foto  mereka dalam kondisi santai. Serupa dengan itu, pelamar kerja menggunakan alamat email tidak profesional seperti akukeren@adaadasaja.com

    "CV Anda tidak akan dibaca jika Anda melakukan hal ini," ujar Sundeep.


      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 10:33 pm