Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Hindari Kesalahan Umum Saat Cari Kerja

    Share

    yesi_kardini

    3
    09.09.14

    Hindari Kesalahan Umum Saat Cari Kerja

    Post  yesi_kardini on Sat Sep 27, 2014 7:48 am


    Ketiadaan pengalaman sering menjadi sandungan para lulusan baru (fresh graduat e) ketika mencari pekerjaan. Akibatnya, mereka pun kerap melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

    Konsultan karier dan bisnis, Sundeep Kataria, menyebut, setidaknya ada tiga kesalahan umum yang sering dilakukan seseorang saat proses pencarian kerja. Ketiga kesalahan yang perlu dihindari itu adalah:

    1. Menunggu respons

    Menurut Sundeep, divisi human resource (HR) dan konsuktan rekrutmen menerima ratusan hingga ribuan berkas lamaran pekerjaan. Karena itulah, hampir mustahil bagi mereka untuk menjawab setiap surat satu per satu.

    "Anda harus proaktif," kata Sundeep, dalam website-nya.

    Proaktif di sini, menurut pria yang mendirikan firma konsultasi manajemen pada 1991 itu, dapat berupa inisiatif menelefon, mengunjungi atau menulis email kepada para perekrut karyawan. Cara ini dapat membuat mereka mengingat Anda.  

    "Jika ada lowongan pekerjaan, nama Anda yang pertama mereka ingat dari tumpukan data CV yang masuk. Ini adalah kesempatan yang Anda butuhkan," imbuhnya.

    2. Tidak dewasa dan profesional dalam dunia digital

    Sekarang ini, para perekrut karyawan sudah biasa mengecek latar belakang calon pekerja mereka melalui jejak di dunia maya; misalnya lewat profil di media sosial. Menurut Sundeep, posting yang terlalu santai, tidak bertanggung jawab, terafiliasi politik, terlalu kritis atau tidak dewasa menunjukkan sisi negatif si pelamar.

    "Pastikan profil media sosial Anda bersih dan profesional," imbuhnya.

    3. Foto identitas dan alamat email tidak profesional

    Ternyata, banyak juga pelamar pekerjaan mengirimkan foto  mereka dalam kondisi santai. Serupa dengan itu, pelamar kerja menggunakan alamat email tidak profesional seperti akukeren@adaadasaja.com

    "CV Anda tidak akan dibaca jika Anda melakukan hal ini," ujar Sundeep.


      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 5:35 am