Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    'Cari Angin Yuk!', Efeknya Lebih Dahsyat dari Obat Depresi Manapun

    Share

    La Rose

    75
    16.08.11

    'Cari Angin Yuk!', Efeknya Lebih Dahsyat dari Obat Depresi Manapun

    Post  La Rose on Tue Sep 30, 2014 7:30 am


    Ketika dihadapkan pada satu masalah atau musibah, kadang kita butuh waktu untuk menyendiri dan merenung. Namun jangan sampai sedih berlarut-larut, karena stres bisa-bisa menghampiri dan membuat Anda makin terpuruk. Lebih baik cari angin segar, yuk!

    Menurut sebuah studi, jalan-jalan atau 'cari angin' dengan keluar rumah terbukti ampuh meredakan stres. Apalagi bila jalan-jalannya ke alam bebas seperti hutan, taman, gunung atau danau dan tidak sendirian.

    "Memang banyak yang mengatakan setelah jalan-jalan keluar rumah, orang-orang merasa lebih baik. Tapi hingga kini belum banyak penelitian yang mendukung hal ini. Padahal manfaatnya luar biasa bagi kesehatan mental seseorang," tandas peneliti Professor Sara Warber dari Michigan University, seperti dikutip dari berbagai sumber, Selasa (30/9/2014).

    Bahkan Prof Warber menambahkan jalan-jalan ke alam bebas tak hanya bisa memperbaiki mood seseorang, tapi juga membantu mengurangi gejala depresi, bahkan khasiatnya jauh lebih baik dari obat antidepresan sekalipun.

    Hal ini dibuktikan peneliti dengan mengamati 1.991 partisipan dari Inggris. Kesemua partisipan ambil bagian dalam program bernama Walking for Health, yang mendorong agar setiap orang membiasakan jalan kaki sebanyak 3.000 langkah per minggu dan diikuti oleh lebih dari 70.000 peserta tiap tahunnya.

    Ternyata peneliti menemukan orang-orang yang baru saja mengalami musibah atau ditimpa masalah seperti didiagnosis mengidap penyakit serius, kematian orang yang dicintai, perceraian, atau dipecat dari pekerjaan tampak lebih ceria setelah mengikuti gerak jalan yang diadakan Walking for Health.

    Apalagi ketika partisipan diajak jalan-jalan ke alam bebas. Menurut pakar, seseorang lebih bisa berpikir dan berkonsentrasi ketika berada di alam bebas. Hal ini karena di alam bebas tidak ada distraksi atau hal-hal yang bisa membuat perhatian otak mereka teralihkan atau mengganggu daya ingat mereka.

    Akibatnya, otak jadi lebih bisa rileks. Studi lain juga mengatakan berjalan kaki di hutan atau alam bebas menambah konsentrasi dan daya ingat sebesar 16 persen lebih banyak daripada berjalan-jalan di jalanan yang macet, meskipun keduanya juga dikatakan peneliti dapat memperbaiki mood seseorang.

    Bukan hanya itu saja, rutin jalan kaki juga terbukti dapat menunda munculnya risiko kanker, membantu mencegah obesitas, penyakit jantung, diabetes, menurunkan tekanan darah, hingga mencegah pikun.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:58 pm