Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hati-Hati, Sering Selfie Tularkan Kutu Rambut

    Share

    kellyn

    123
    25.01.09

    Hati-Hati, Sering Selfie Tularkan Kutu Rambut

    Post  kellyn on Sun Oct 19, 2014 12:27 am


    SELFIE atau self portrait menjadi fenomena yang merajalela belakangan ini. Fenomena selfie juga membuat para ahli Amerika Serikat memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan penularan kutu rambut, yang telah menyebabkan peningkatan kasus rambut berkutu di kalangan remaja muda.

    Marcy McQuillan, seorang ahli pengobatan kutu yang menjalankan dua pusat pengobatan kutu di California, mengatakan ia telah melihat peningkatan dramatis pada kasus rambut berkutu di kalangan anak muda.

    Menurutnya, hal ini disebabkan seringnya kontak kepala dengan kepala lain saat melakukan selfie. Dari setiap remaja yang pernah diobatinya, McQuillan bertanya mengenai kebiasaan selfie, dan pasiennya mengakui bahwa mereka melakukannya setiap hari.

    “Kutu menyebar melalui kontak dari kepala ke kepala. Kutu tidak melompat atau terbang, sehingga kutu hanya bisa berpindah saat kepala mereka yang berkutu menyentuh kepala Anda,” tutur McQuillan, seperti dikutip Dailymail, Jumat (17/10/2014). Kutu kepala, juga dikenal sebagai pedikulosis capitis, adalah serangga kecil yang hidup di rambut manusia, yang tumbuh seukuran biji wijen. Mereka makan dengan menggigit kulit kepala dan menghisap darah.

    Kutu betina bertelur dekat dengan akar rambut sehingga tetap terjaga dengan kehangatan kulit kepala. Telur menetas setelah 7 sampai 10 hari, dan tumbuh menjadi dewasa hanya dalam waktu 9 sampai 10 hari. Setelah menetas, kutu-kutu baru akan lebih banyak dihasilkan dan dapat terus berkembang biak. Ini tidak disebabkan oleh rambut kotor, karena semua jenis rambut dapat dihinggapi, tidak peduli seberapa panjang dan kondisinya.

    Kutu menyebabkan kulit kepala seseorang gatal karena mereka alergi terhadap kutu. Namun, tidak semua orang alergi, sehingga ketika rasa gatal tidak disadari kutu tidak akan terdeteksi dan dapat terus bertambah banyak.

    Untuk melindungi kepala dari perpindahan kutu, Marcy McQuillan menyarankan para penyuka selfie agar menjaga jarak kepala mereka selama mengambil foto selife dan menyarankan perempuan untuk mengikat rambut mereka.


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:56 pm