Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Teknologi Ungkap Fakta Baru Sejarah Raja Mesir Lampau

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Teknologi Ungkap Fakta Baru Sejarah Raja Mesir Lampau

    Post  flade on Sun Oct 26, 2014 9:53 am


    Ini lah sosok Tutankhamun, raja mesir masa lampau (Foto: Howitworksdaily)

    Pharaoh adalah raja mesir yang hidup saat peradaban mesir berjaya. Bagi penggemar sejarah, fakta apa pun mengenai Tutankhamun (1336 SM – 1327 SM) menjadi menarik. Namun, bukan hanya untuk penggemar sejarah saja. Kalangan umum bisa mendapatkan hal baru yang akhirnya diketahui mengenai sosok Pharaoh paling terkenal ini karena perkembangan teknologi.

    Okezone berupaya merangkum apa saja fakta baru yang diketahui dari sosok Tutankhamun sebagaimana melansir dari Howitworksdaily. Hal ini menjadi menarik karena sejak pertama ditemukan makamnya pada 1922, Tutankhamun ternyata dipersepsi keliru oleh masyarakat luas.

    Penyebab Kematian

    Ahli sejarah dan masyarakat awam banyak menduga-duga penyebab kematian raja mesir yang meninggal pada usia sekitar 17 tahun ini. Dengan bantuan teknologi computerized tomography scan (CT scan) peneliti berhasil melakukan otopsi virtual pada jasad berusia 3 ribu tahun.

    Proses CT scan tersebut menghasilkan computer generated image (CGI) yang memungkinkan peneliti mendapatkan jaringan tubuh dan tulangnya. Dallas Campbell, presenter acara dokumenter di BBC mengenai Tutankhamun yang juga meneliti tubuh Tutankhamun mengatakan ia dan timnya mendapatkan gambar yang belum pernah diketahui sebelumnya.

    Dallas mengatakan, setelah melihat ribuan gambar disimpulkan bahwa patah tulang di bagian femoral sebelah atas lututnya sebagai penyebab kematian. Dallas pun melanjutkan pada saat itu belum ada antibiotik sehingga jika ada cedera sedikit di bagian itu bisa berakibat fatal.

    Asal-Usul Keluarga

    Persepsi sejarawan sejak lama adalah raja ini sebagai sosok kuat dan tampan. Namun, teknologi peralatan forensik dan pengetesan DNA menunjukan siapa sebenarnya Pharaoh muda ini. Dallas dan timnya mendapatkan fakta mengejutkan kalau Tutankhamun merupakan anak dari sepasang kakak adik, alias inses.

    “Walau sulit melakukan pengujian DNA pada mumi purba karena DNA nya sangat rentan, kami berhasil menelusuri garis keturunan untuk mencari tahu siapa ayahnya. Kami pun menguji mumi lain yang kami ketahui dan mulai mencari kesamaan. Selanjutnya, kami melihat DNA di bagian mitochondrial untuk mencari garis ibu,” jelasnya.

    Kesimpulan Dallas dari hasil pengujian DNA adalah ayah dan ibunya bersaudara dan mereka melakukan itu karena ingin garis keturunan murni. Namun, mereka tidak punya pengetahuan kalau hal tersebut menyalahi aturan genetis.

    Bentuk Fisik

    Pharaoh Tutankhamun memiliki penyakit genetis tulang dan penyakit club foot sehingga membuatnya tidak bisa berjalan.


      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 5:15 am