Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Yesterday at 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Yesterday at 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Terlalu Eksis di Sosmed, Hati-Hati Depresi!

    Share

    cisilia35

    18
    03.05.13

    Terlalu Eksis di Sosmed, Hati-Hati Depresi!

    Post  cisilia35 on Sat Nov 08, 2014 9:34 am


    BANYAK hal dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi. Namun, depresi juga bisa berawal dari gaya hidup yang tidak sehat.
    Gaya hidup dapat memengaruhi berbagai hal, termasuk kesehatan mental seperti depresi. Berikut beberapa gaya hidup yang dapat menyebabkan depresi, sebagaimana dikutip Boldsky.

    Merokok

    Kebiasaan merokok memiliki hubungan dengan depresi. Penelitian telah mengungkapkan bahwa orang-orang yang rentan terhadap depresi lebih mungkin merokok.

    Tidur tidak teratur

    Depresi dapat disebabkan oleh kebiasaan tidur. Kurang tidur, tidur tidak teratur, dan terlalu banyak tidur dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi. Hal ini karena aktivitas otak terganggu karena kebiasaan tidur yang tidak teratur.

    Terlalu sering berinteraksi di media sosial

    Sebuah studi mengenai depresi telah mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu terlalu banyak di media sosial bisa menyebabkan depresi pada kalangan remaja. Terbukti, pecandu internet memiliki cara berbeda dalam memandang dunia di sekitar mereka, misalnya memengaruhi interaksi dengan orang-orang.


      Waktu sekarang Tue Jan 17, 2017 4:53 am