Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    5 Tanda Anda Belum Siap Untuk Berkomitmen

    Share

    zuko

    151
    25.06.11

    5 Tanda Anda Belum Siap Untuk Berkomitmen

    Post  zuko on Mon Nov 17, 2014 8:53 pm


    Dalam sebuah hubungan, tak semua orang siap akan komitmen dan tanggung jawab besar yang menyertainya. Apalagi jika pasangan mulai menginginkan hubungan jadi lebih serius lagi. Pilihan selanjutnya berada di tangan Anda, apakah akan terus maju menjalankan hubungan atau justru menjauh karena merasa takut berkomitmen. Lantas, apakah Anda menjadi salah satu orang yang takut berhubungan lebih serius, cek lebih dulu tanda-tandanya:

    1. Memutuskan Hubungan Lebih Dulu
    Tanda pertama orang yang takut akan komitmen adalah ketika Anda selalu memutuskan hubungan tanpa alasan jelas. Ada ketakutan menjalani hubungan jangka panjang karena takut terluka nantinya. Anda takut si dia akan bosan pada Anda, dan berujung sakit hati. Untuk itu memutuskan hubungan lebih dulu sebelum hubungan melangkah lebih serius menjadi opsi terbaik. Bahkan Anda tak yakin pada kemampuan diri sendiri untuk bisa bahagia. Untuk mengatasinya, usahakan jangan pikir terlalu jauh ketika menjalani hubungan. Jalani apa yang ada sekarang dengan sebaik mungkin. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

    2. Tak Mau Terikat Pada Satu Orang
    Apa berkomitmen hanya dengan satu pria begitu menakutkan bagi Anda? Jika jawabannya iya, ini menunjukan Anda takut akan komitmen. Mungkin Anda sudah biasa dekat dengan banyak orang selama ini, sehingga ketika ada satu pria yang mengajak berhubungan, Anda takut akan kehilangan 'penggemar'.

    3. Takut Akan Perubahan
    Ketika si pasangan mengajak berhubungan dengan lebih serius, Anda takut akan segala perubahan yang mungkin terjadi. Anda menciptakan segala skenario di pikiran\', "Jika keadaan sudah enak seperti sekarang, kenapa harus berubah?" Anda takut meninggalkan zona nyaman. Perlu diingat, hidup memang selalu berubah tiap harinya. Dan tak semua prubahan akan buruk. Percayalah Anda akan baik-baik saja untuk menjalani segala perubahan dengan orang yang mencintai Anda.

    "Tidak ada pasangan yang sempurna, namun dengan ketidaksempurnaannya, bersediakah kamu berkomitmen menghabiskan hari-hari kamu dengannya?Apakah kamu dapat melihat di masa depan kalian berdua hidup bersama? Pertimbangkan dengan matang dan tentukan sikap," tutur Ratih Ibrahim, psikolog dan konsultan cinta Wolipop.

    4. Takut Menghalangi Tujuan Hidup
    Anda tak mau hubungan jadi lebih serius karena takut akan menghalangi Anda mencapai tujuan hidup. Membuat komitmen dengan pasangan, bukanlah akhir dari rencana hidup Anda. Anda tetap bisa menjalani hubungan, sementara mengejar mimpi. Tinggal bagaimana cara Anda mencari jalan untuk mengatur waktunya.

    5. Selalu Mencari Tanda
    Anda patut untuk bahagia. Tapi orang yang takut berkomitmen, justru mencari-cari tanda bahwa ia tak layak bahagia bersama pasangannya sekarang. Berhenti untuk khawatir. Ini mungkin tanda bahwa Anda terlalu berlebihan memikirkannya. Menyangkal hanya akan membuat Anda semakin jauh untuk mencapai tujuan hidup dan mendapat kebahagiaan. Selalu hadapi masalah dengan memandang dari perspektif lainnya dan jalani hidupmu saat ini.

    "Satu hal yang pasti, kamu boleh bermain dalam hidup tapi jangan bermain-main dengan hidup," tutup Ratih.


      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 12:03 am