Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    'Jujur Bukan Berarti Harus Menyakiti'

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    'Jujur Bukan Berarti Harus Menyakiti'

    Post  flade on Mon Dec 01, 2014 6:12 am


    Saat ulang tahun, bagaimana reaksi Anda ketika si Buah Hati memberi hadiah\' kartu ulang tahu bikinannya sendiri? Amy Chua, profesor di Yale Law School, bukannya terharu tapi menolaknya dengan cara keras. Alasannya, menurut Amy yang menerapkan pola pengasuhan tiger mom, anaknya bisa membuat kartu yang jauh lebih bagus.

    "Anak senang kalau diapresiasi. Dan apresiasi itu adalah salah satu aspek penting untuk kesiapan mental anak. Jujur kadang memang menyakitkan. Tapi jujur bukan berarti harus menyakiti lho. Bahwa realita di luar sana jahat, bisa saja itu terjadi, tapi yang perlu ditumbuhkan adalah jiwa yang secure agar kuat menghadapi segala keadaan," papar psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, dalam perbincangan dengan detikHealth.

    Anak akan berkembang menjadi dewasa. Dalam perkembangannya tentu ada tahap-tahap yang dilalui sang anak. Tiap prosesnya, orang tua perlu untuk menghargainya. Apresiasi, adalah salah satu cara untuk menghargai proses yang dijalani anak.

    Pendapat senada disampaikan psikolog klinis dari Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Ervina Diana. Pujian atau pengakuan bisa menjadi semangat bagi anak, karena anak merasa ter-support.

    "Pujian itu merupakan reward bagi anak. Dan reward itu nggak harus hadiah\'. Dengan mengatakan 'wah kakak pintar ya' saat anak mendapat nilai bagus misalnya, itu sudah membuat anak senang. Kadang orang tua nggak sadar kalau yang baik nggak komentar, kalau kurang baik malah dikomentari, meskipun komentarnya dalam bentuk omelan," ujar Ervina.

    Karena saat bertindak tidak baik, orang tuanya buka suara, anak cenderung mengulangi perbuatan itu untuk sekadar menarik perhatian orang tuanya. "Jadi punish dan reward juga perlu," katanya.



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 10:21 pm