Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Share

    vinakio

    18
    08.08.13

    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Post  vinakio on Tue Dec 09, 2014 5:56 am


    SELAIN mengarah kepada penyakit komplikasi, hipersomnia (tidur berlebihan) ternyata membuat manusia tak panjang umur. Lebih dari itu, ada dampak lain yang menghantui manusia jika tidak memiliki waktu tidur teratur.

    Berikut delapan masalah hipersomnia yang patut kita waspadai, seperti dikutip Webmd.

    Sakit punggung

    Ada suatu masa ketika dokter menganjurkan mereka yang menderita sakit punggung dan kepala untuk beristirahat. akibat gejala hipersomnia. Namun kini semua berubah. Dokter akan menyarankan Anda untuk berolahraga jika Anda menderita sakit punggung. serta\' membatasi jam tidur dengan waktu ideal tujuh hingga delapan jam.

    Depresi

    Meski pun insomnia kerap dihubungkan dengan depresi, namun 15 persen orang yang sedang depresi, tidur terlalu lama. Itu karena mereka yang depresi meminum obat tidur, yang malah akan membuat depresi makin parah. Tidur teraturlah yang dibutuhkan saat depresi.

    Kematian

    Beberapa studi telah menemukan bahwa orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam, memiliki tingkat kematian lebih tinggi, ketimbang mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam tiap malam. Memang belum ada penjelasan spesifik dari korelasi ini.

    Para peneliti menemukan bahwa depresi dan status sosial ekonomi yang rendah, juga memiliki kaitan dengan tidur lebih lama. Mereka berspekulasi, faktor-faktor ini dapat dikaitkan dengan peningkatan lematian yang diamati orang-orang yang tidur terlalu lama.

    Pola makan buruk

    Pola makan seseorang yang tidak teratur, tentu membuat badan letih dan lesu. Sementara itu, jika kita tak membiasakan diri dengan pola makan sehat, sering menyebabkan ngantuk. Untuk itu, tubuh kita selalu butuh asupan nutrisi seimbang agar tetap fit dan tidur cukup.


      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 4:12 am