Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Share

    vinakio

    18
    08.08.13

    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Post  vinakio on Tue Dec 09, 2014 5:56 am


    SELAIN mengarah kepada penyakit komplikasi, hipersomnia (tidur berlebihan) ternyata membuat manusia tak panjang umur. Lebih dari itu, ada dampak lain yang menghantui manusia jika tidak memiliki waktu tidur teratur.

    Berikut delapan masalah hipersomnia yang patut kita waspadai, seperti dikutip Webmd.

    Sakit punggung

    Ada suatu masa ketika dokter menganjurkan mereka yang menderita sakit punggung dan kepala untuk beristirahat. akibat gejala hipersomnia. Namun kini semua berubah. Dokter akan menyarankan Anda untuk berolahraga jika Anda menderita sakit punggung. serta\' membatasi jam tidur dengan waktu ideal tujuh hingga delapan jam.

    Depresi

    Meski pun insomnia kerap dihubungkan dengan depresi, namun 15 persen orang yang sedang depresi, tidur terlalu lama. Itu karena mereka yang depresi meminum obat tidur, yang malah akan membuat depresi makin parah. Tidur teraturlah yang dibutuhkan saat depresi.

    Kematian

    Beberapa studi telah menemukan bahwa orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam, memiliki tingkat kematian lebih tinggi, ketimbang mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam tiap malam. Memang belum ada penjelasan spesifik dari korelasi ini.

    Para peneliti menemukan bahwa depresi dan status sosial ekonomi yang rendah, juga memiliki kaitan dengan tidur lebih lama. Mereka berspekulasi, faktor-faktor ini dapat dikaitkan dengan peningkatan lematian yang diamati orang-orang yang tidur terlalu lama.

    Pola makan buruk

    Pola makan seseorang yang tidak teratur, tentu membuat badan letih dan lesu. Sementara itu, jika kita tak membiasakan diri dengan pola makan sehat, sering menyebabkan ngantuk. Untuk itu, tubuh kita selalu butuh asupan nutrisi seimbang agar tetap fit dan tidur cukup.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 10:55 am