Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Share
    avatar
    vinakio

    18
    08.08.13

    Waktu Tidur Berlebihan Memperpendek Usia Manusia

    Post  vinakio on Tue Dec 09, 2014 5:56 am


    SELAIN mengarah kepada penyakit komplikasi, hipersomnia (tidur berlebihan) ternyata membuat manusia tak panjang umur. Lebih dari itu, ada dampak lain yang menghantui manusia jika tidak memiliki waktu tidur teratur.

    Berikut delapan masalah hipersomnia yang patut kita waspadai, seperti dikutip Webmd.

    Sakit punggung

    Ada suatu masa ketika dokter menganjurkan mereka yang menderita sakit punggung dan kepala untuk beristirahat. akibat gejala hipersomnia. Namun kini semua berubah. Dokter akan menyarankan Anda untuk berolahraga jika Anda menderita sakit punggung. serta\' membatasi jam tidur dengan waktu ideal tujuh hingga delapan jam.

    Depresi

    Meski pun insomnia kerap dihubungkan dengan depresi, namun 15 persen orang yang sedang depresi, tidur terlalu lama. Itu karena mereka yang depresi meminum obat tidur, yang malah akan membuat depresi makin parah. Tidur teraturlah yang dibutuhkan saat depresi.

    Kematian

    Beberapa studi telah menemukan bahwa orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam, memiliki tingkat kematian lebih tinggi, ketimbang mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam tiap malam. Memang belum ada penjelasan spesifik dari korelasi ini.

    Para peneliti menemukan bahwa depresi dan status sosial ekonomi yang rendah, juga memiliki kaitan dengan tidur lebih lama. Mereka berspekulasi, faktor-faktor ini dapat dikaitkan dengan peningkatan lematian yang diamati orang-orang yang tidur terlalu lama.

    Pola makan buruk

    Pola makan seseorang yang tidak teratur, tentu membuat badan letih dan lesu. Sementara itu, jika kita tak membiasakan diri dengan pola makan sehat, sering menyebabkan ngantuk. Untuk itu, tubuh kita selalu butuh asupan nutrisi seimbang agar tetap fit dan tidur cukup.


      Waktu sekarang Mon Aug 21, 2017 8:48 pm