Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Makin Tua, Gigi Bisa Makin Maju? Begini Penjelasan Dokter

    Share

    vinakio

    18
    08.08.13

    Makin Tua, Gigi Bisa Makin Maju? Begini Penjelasan Dokter

    Post  vinakio on Thu Dec 11, 2014 6:40 am


    Coba perhatikan foto kakek dan nenek Anda saat ini, lalu bandingkan dengan foto saat mereka masih muda. Apa bedanya? Oke, saat ini mereka memang terlihat tua dengan keriput dan rambun yang beruban. Adakah perbedaan lainnya, seperti giginya yang jadi lebih maju? Jika iya, tak perlu kaget. Itu wajar.

    "Kecenderungan jaringan yang menyangga rongga melemah seiring bertambahnya tua atau menuanya usia. Makin tua usia akan lebih melemah, tapi gak terlalu ekstreem tapi kasus tersebut ada dan bisa terjadi pada orang Indonesia. Di Indonesia kasusnya banyak, hal ini terjadi karena gusinya tidak mampu menahan gigi, melemahnya penyangga gigi," terang Prof drg Armasastra Bahar, PhD, menjelaskan mengapa ada kasus makin tua seseorang, giginya bisa makin maju.

    Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Kedokteran Gigi Pencegahan (IKGM-P) FKG Ul ini dalam perbincangan dengan detikHealth menjelaskan melemahnya penyangga gigi bisa terjadi karena beban makanan yang terlalu berat di depan. Lantaran gigi geraham kakek dan nenek rusak, mereka kemudian mengunyah dengan gigi depannya. Hal inilah yang kemudian membuatnya jadi tonggos. Untuk mencegahnya tentu saja dengan memperbaiki gigi geraham yang rusak agar bisa berfungsi kembali.

    Dihubungi terpisah, Prof drg Heriandi Sutadi, SpKGA(K), PhD, Guru Besar FKG UI, memaparkan gigi orang tua bisa maju karena ada pergerakan yang terus maju ke arah depan, istilahnya anterior componen of force. Karena itu kalau ada gigi bungsu yang paling belakang tumbuhnya miring dan tidak tumbuh sempurna, biasanya dokter gigi menyarankan untuk mencabutnya karena tidak memiliki fungsi. Pada saat yang bersangkutan semakin tua, bisa menyebabkan pergeseran ke depan.

    "Jaringan gigi yang melemah pada orang tua juga disebabkan karena faktor kekuatan badan, gigi yang kotor yang banyak karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan gusinya turun, jadi giginya bisa goyang, tulang gusi yang mengecil bisa menyebabkan ompong," papar Prof Heriandi.

    Senada dengan Prof Arma, menurut Prof Heriandi, dengan kebiasaan mengunyah makanan dengan gigi depan akan menyebabkan gigi akan lebih cepat tonggos. Perlu diketahui, kekuatan gigi depan berbeda dengan gigi geraham. "Gigi depan itu nggak miring atau nggak tegak lurus. Kalau mengunyah pakai gigi depan malah giginya bisa miring dan maju," terangnya.

    Benarkah penyakit tertentu seperti diabetes menyebabkan proses tonggos pada gigi lebih cepat terjadi? "Iya karena diabetes termasuk penyakit gangguan sistemik yang salah satunya karena jaringannya melemah, karena kebersihan giginya kurang juga bisa," ucap Prof Heriandi.

    "Karena orang diabetes jaringan tubuhnya melemah, jaringan yang melemah juga termasuk gigi yang terjadi melemahnya jaringan penyangga melemah karena akibat penyakitnya. Penyakit degeneratif juga menyebabkan melemahnya jaringan, tapi kasus yang paling sering adalah diabetes," timpal Prof Arma.

    Untuk menguatkan jaringan, maka bisa dilakukan terapi. Selain itu penyakit diabetes yang diidap juga harus dikontrol. Jangan lupakan juga kebersihan organ mulut dan rongga mulut.

    "Gigi harus disikat, juga memakai pasta gigi. Ada pasta gigi yang memakai enzim untuk memutihkan gigi, ada juga pasta gigi yang memakai flouride untuk menguatkan gigi. Untuk membersihkan sela-sela gigi bisa memakai dental floss," saran Prof Heriandi.

    Penggunaan obat kumur dibolehkan, tapi jangan sering-sering karena fungsinya untuk menyegarkan mulut. Menurut Prof Heriandi, jika memakai obat kumur tanpa sikat gigi, maka itu tidak ada gunanya.

    "Sedangkan kalau ada karang gigi harus membersihkan karang giginya, apalagi kalau gigi sering berdarah. Karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan gusinya turun, jadi giginya bisa goyang, tulang gusi yang mengecil bisa menyebabkan ompong. Setiap 3 bulan hingga 6 bulan sekali harus membersihkan gigi," pesan Prof Heriandi.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 11:22 pm