Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pada Wanita, Mengapa Bipolar Sering Terlambat Terdiagnosis?

    Share

    nailahakimah

    14
    13.11.13

    Pada Wanita, Mengapa Bipolar Sering Terlambat Terdiagnosis?

    Post  nailahakimah on Thu Dec 18, 2014 6:11 am


    BIPOLAR merupakan gangguan jiwa bersifat episodik yang ditandai dengan adanya episode depresi, manik, dan hipomanik. Namun seringkali, gangguan bipolar terlambat atau bahkan salah didiagnosis, terutama pada wanita.

    Dr dr Nurmiati Amir, spesialis kejiwaan dari FKUI, mengatakan bahwa berdasarkan penelitian, bipolar seringkali terlambat didiagnosis. Pasalnya, episode yang pertama kali muncul adalah depresi. Ketika seseorang mengalami depresi, belum bisa diprediksi bahwa dia adalah bipolar.

    "Penelitian menunjukkan, diagnosis bipolar sering terlambat karena biasanya episode yang muncul awal-awal adalah depresi sehingga belum bisa diprediksi itu bipolar," kata Dr Nurmiati di Kantor Pusat IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 13 Agustus 2014.

    Tak heran jika gangguan bipolar pada wanita seringkali salah diagnosis. Pasalnya, faktor hormonal merupakan penyebab episode depresi lebih dulu muncul pada wanita dengan gangguan bipolar.

    "Pada perempuan, manik biasanya muncul belakangan, lebih dulu depresi karena faktor hormonal sehingga bisa bertahun-tahun salah diagnosis. Sementara, gangguan bipolar didiagnosis kalau sudah ada manik sedangkan bila baru depresi biasanya didiagnosis sebagai depresi mayor berulang," jelasnya.

    Pada gangguan bipolar, penderita biasanya akan mengalami beberapa episode, mulai dari depresi, manik, dan hipomanik. Kala masuk episode depresi, penderita gangguan bipolar setiap hari akan sedih, mengurung diri, pesimis, dan aktivitasnya menurun. Bahkan, bila penderita bipolar sedang dalam puncak episode depresi seringkali muncul keinginan untuk bunuh diri.

    Sedangkan, pada episode manik, penderita gangguan bipolar bisa sangat aktif dan melakukan tindaka-tindakan yang berisiko tinggi tanpa berpikir panjang. Selain itu, biasanya penderita bipolar pada episode manik akan menunjukan kehebatan diri sampai merasa paling pintar, hebat, dan paling kaya.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 11:33 pm