Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tidak Akur dengan Ibu Semasa Kecil Picu Impotensi pada Pria Dewasa

    Share

    kellyn

    123
    25.01.09

    Tidak Akur dengan Ibu Semasa Kecil Picu Impotensi pada Pria Dewasa

    Post  kellyn on Sun Dec 21, 2014 1:23 pm


    Meskipun bukan tuntutan, namun saat berhubungan intim setidaknya diharapkan masing-masing pasangan merasakan kepuasan yang sama. Namun bila suami seringkali susah memuaskan atau bahkan sulit mempertahankan ereksinya, Anda perlu selidiki ada apa dengannya.

    Jawabannya ada pada hasil penelitian terbaru yang dilakukan di Praha, Austria ini. Menurut peneliti, pria yang sulit ereksi bisa jadi memiliki hubungan yang buruk dengan sang ibu di masa kecil.

    Hal ini dipastikan peneliti dengan melakukan survei terhadap 960 pria. Pria-pria ini diminta mengungkapkan di usia berapa mereka pertama kali merasakan jatuh cinta, dan bagaimana hubungan mereka dengan sang ibu di masa kecil.

    Tak lupa peneliti juga menanyakan apakah mereka pernah mengalami gangguan penis, seperti ejakulasi dini atau susah mempertahankan ereksinya.

    "Selain stres, gangguan psikis lain yang dialami pria seperti hubungan yang tak akur dengan ibunya ternyata juga dapat memicu seorang pria untuk mengalami disfungsi seksual," tutur peneliti seperti dikutip dari Journal of Sexual Medicine.

    Efek serupa juga terlihat pada pria-pria yang susah jatuh cinta atau baru menemukan cinta sejatinya di usia yang sudah lebih dewasa. Keduanya sama-sama berisiko lebih besar mengalami impotensi.

    "Tapi yang paling parah adalah pria yang mengaku tak pernah merasakan jatuh cinta. Risiko gangguan penis mereka jauh lebih besar. Bahkan durasi bercinta mereka biasanya tak lebih dari satu menit," lanjut peneliti.

    Pria muda yang penisnya loyo belum tentu impoten atau formalnya disebut disfungsi ereksi. Menurut pengamat kesehatan seksual dari Universitas Tarumanegara Jakarta, Dr Andri Wanananda, MS, ereksi yang tidak optimal bisa disebabkan oleh prostatitis, atau infeksi pada kelenjar prostat, meskipun kondisi ini jarang ditemukan pada pria dengan usia relatif muda.

    "Kemungkinan kedua adalah disfungsi ereksi temporer yang disebabkan menurunnya kebugaran fisik dan psikis, misalnya karena stres. Ini juga bisa dipengaruhi penyakit kronis yang dialami si pria," terangnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

    Penyakit kronis yang dimaksud antara lain diabetes, darah tinggi, maupun kadar kolesterol yang juga tinggi. Bila tidak ingin ini terjadi, dr Andri berpesan agar si pria rutin berolahraga.

    "Penuhi asupan gizi seimbang, tidur yang cukup minimal 8 jam, dan konsumsi obat herbal, misalkan ginseng Siberia," pungkasnya.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 5:17 am