Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    4 Tanda Tidak Baik yang Perlu Diwaspadai Sejak Awal Hubungan Cinta

    Share

    online

    452
    27.08.09

    4 Tanda Tidak Baik yang Perlu Diwaspadai Sejak Awal Hubungan Cinta

    Post  online on Mon Dec 22, 2014 1:02 am


    Saat hubungan asmara baru saja terjalin, perasaan cinta biasanya sedang begitu bergelora dan tak jarang membuat seseorang tak mau melihat sisi buruk pasangannya. Ketika perasaan cinta sudah terlanjut mendalam, barulah hal-hal yang selama ini Anda sepelekan terasa dampaknya dan mempengaruhi hubungan.

    Sebenarnya sebagian besar orang tahu ketika mendapati tanda-tanda tidak baik dari pasangannya. Namun terkadang karena atas dasar cinta, mereka berharap hal yang tidak baik itu bisa berubah atau tak menjadi masalah untuk mereka.

    Apa saja tanda-tanda tidak baik yang sebaiknya diwaspadai sejak awal hubungan cinta terjalin? Simak uraiannya berikut ini:

    1. Kekerasan Dalam Bentuk Apapun
    Pria yang sudah melakukan kekerasan walaupun hanya beberapa kali sebaiknya dihindari. Kekerasan dalam hubungan bisa berlanjut ke pernikahan atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kekerasan itu tidak harus fisik, tapi bisa juga herbal. Misalnya saja, dia sering menyakiti hati Anda dengan kata-katanya yang kasar.

    Berada dalam hubungan yang diwarnai kekerasan hanya akan membuat luka Anda terus menganga dan semakin dalam dari waktu ke waktu. Tidak ada hal baik dari mempertahankan kekasih yang suka memukul, memaki atau melontarkan kata-kata kasar setiap waktu. Jika tetap ingin bersama kekasih yang suka melakukan kekerasan atau ragu meninggalkannya, sebaiknya Anda mencari bantuan profesional untuk mendapat pencerahan.

    2. Emosional dan Marah Tanpa Sebab yang Jelas
    Pria yang mudah marah hanya karena hal sepele sebaiknya diwaspadai. Walaupun akibatnya tidak separah serangan secara fisik, namun serangan secara verbal dapat mengganggu kondisi mental Anda. Jika si dia seringkali meneriaki, mencaci-maki atau meremehkan Anda maka itu adalah pertanda bahwa si dia bukanlah pria yang tepat.

    3. Tidak Jujur
    Kebohongan kecil seperti memuji pakaian Anda agar Anda bahagia masih dapat diterima. Namun Anda perlu berhati-hati juga dalam menerima kebohongan ini karena mungkin saja berlanjut ke hal-hal yang awalnya Anda anggap sepele juga. Seperti mengenai keberadaannya, kegiatannya, teman-temannya atau malah yang lebih parah masa lalunya.

    Kepercayaan menjadi hal yang penting dalam sebuah hubungan. Sekali saja kepercayaan itu ternoda, sulit untuk membangunnya lagi. Oleh karena itu ketimbang lama kelamaan kepercayaan menjadi isu dalam hubungan, sebaiknya sudahi saja jalinan cinta tersebut sejak awal jika memang si dia sering diketahui berbohong.

    4. Menyakiti
    Setiap hubungan pasti ada masa pasang surut. Tapi jika Anda lebih sering merasa tidak bahagia, atau bahkan lupa kapan terakhir Anda dan pasangan bersenang-senang serta\' saling menyayangi, maka tidak ada gunanya bertahan. Apakah Anda tetap bersamanya karena memang ingin dan mencintainya, atau hanya takut menyandang status single? Pikirkan baik-baik.

    Sebuah hubungan seharusnya juga bersifat konstruktif yaitu membuat individu lebih berkembang. Tapi ketika justru mengarah ke hal-hal destruktif, misalnya salah satu pihak secara emosional tertekan, trauma, mendapat luka-luka secara fisik, kepribadian jadi rendah diri dan penghayatan diri jadi negatif, sebaiknya akhiri hubungan.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 7:08 am