Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ini Alasan Main Smartphone di Malam Hari Bisa Sebabkan Insomnia

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Ini Alasan Main Smartphone di Malam Hari Bisa Sebabkan Insomnia

    Post  lea on Tue Dec 30, 2014 12:24 pm


    Kebiasaan memainkan smartphone di malam hari bisa mengganggu jadwal tidur bahkan menjadi pemicu insomnia. Para penggila smartphone, tablet atau gadget elektronik memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan tidur karena sejumlah faktor.

    Pertama, ketika seseorang terekspos cahaya dari layar gadget maka produksi melatoninnya akan berkurang. Hormon ini bertugas mengatur hormon-hormon lain dan menjaga ritme sirkadian (siklus 24 jam dalam proses fisiologis untuk menentukan pola tidur dan pola makan) dan memberitahu tubuh bahwa inilah saatnya tidur.

    Ketika kestabilan hormon melatonin terganggu maka akan lebih sulit bagi seseorang untuk tertidur dengan nyenyak. Anne-Marie Chang, asisten profesor kesehatan perilaku tidur (bio-behavioural) di Penn State menyatakan bahwa sebagian besar perangkat elektronik memancarkan cahaya yang dinamakan 'short wavelength enriched'. Konsentrasi cahayanya lebih tinggi dari cahaya biru dan berbeda dari cahaya lampu ruangan atau lampu tidur biasa.

    Cahaya itulah yang sangat memengaruhi pola tidur dan ritme sirkadian pada manusia. Dalam sebuah penelitian kecil, Chang mengobservasi 12 orang dewasa selama dua minggu dan membandingkan kebiasaan mereka di malam hari saat membaca buku konvensional dan iPad sebelum tidur.

    Level melatonin mereka diukur, perilaku saat tidur dan terjaga di pagi harinya juga dianalisa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa responden yang membaca e-book di malam hari merasa lebih lelah dan perlu waktu lebih lama untuk bangun di keesokan paginya, yang akhirnya memengaruhi performa kerja di siang hingga sore hari.

    Para peneliti menemukan bahwa komputer tablet, smartphone dan netbook memiliki tingkat penerangan cahaya yang cukup tinggi dan intens. Cahaya tersebut tak hanya memengaruhi mata tapi juga otak sehingga ritme sirkadian pun terganggu.

    Studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Proceedings of the National Academy of Science ini bisa menjadi peringatan bagi para 'burung hantu' di kamar tidur bahwa kebiasaan yang kelihatannya sepele itu bisa berpengaruh besar terhadap kestabilan kesehatan tubuh. Dari penelitian juga terungkap bahwa tablet memancarkan jumlah cahaya yang paling tinggi dan berisiko.

    Seperti diketahui, kurang tidur bisa berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mulai dari kulit yang kusam, badan lesu tak bersemangat, stres meningkat, memicu kegemukan dan obesitas, emosi tidak stabil hingga gangguan jantung.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 11:18 pm