Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Pesan Kakek yang Sedang Sakit Keras

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Pesan Kakek yang Sedang Sakit Keras

    Post  kuning on Fri Jan 02, 2015 3:32 pm


    Kakek Paijan sedang sakit keras.. Ia merasa waktunya hampir dekat untuk menghadap.. Ia pun mengumpulkan cucu-cucunya.

    Kakek Paijan: "Cu.. Kakek punya satu permintaan.."
    Cucu-cucunya menyimak.. Salah satu dari mereka, namanya si Ucup bertanya..
    Ucup: "Minta apa, Kek? Bilang aja.."
    Kakek Paijan dengan wajah meringis sambil nahan sakit menjawab..
    Kakek Paijan: "Kakek pengen Pepes Tai Burung.."
    Tentu saja cucu-cucunya terkejut.
    Babon: "Yang bener aja, Kek.. Masa Pepes Tai Burung?"
    Kakek Paijan: "Ya mau gimana lagi? Namanya juga pengen.. Ayolah, Cu.. Masa Kakeknya udah mau meninggal, permintaan begini aja gak diturutin.."
    Akhirnya, Maman, salah satu cucunya, saking cintanya ama si Kakek, ia pun menurutinya.

    Maman pergi ke pasar burung.. Ada banyak jenis burung.. Ada burung nuri, beo, merpati, perkutut, dan lain-lain. Pedagang burung pada heran, karena ia hanya mau beli tai burung saja.

    Begitu dapat tai burungnya, Maman langsung memepesnya!! Aromanya? Berasa banget! Gak pake bumbu, udah berbumbu sendiri..

    Udah jadi pepes tai burungnya, Maman pun menyajikan untuk sang kakek.
    Maman: "Nih, Kek, udah jadi.."
    Lalu si kakek perkata..
    Kakek Paijan: "Tulung cicipin, dong.."
    Astaga!
    Maman: "Yang bener aja, Kek.. Masa saya yang icipin?"
    Kakek Paijan: "Ayolah, Cu.. Kan permintaan terakhir Kakek.."
    Terpaksa.. Maman pun mencicipi pepes tai burung itu..
    Kakek Paijan: "Gimana? Enak?"
    Maman: "Namanya tai burung mana enak, Kek!"
    Kakek Paijan: "Hh.. kamu yang sehat aja bilang gak enak, gimana kakek yang sakit.."

    ketawa22 ketawa22


      Waktu sekarang Fri Aug 18, 2017 4:31 am