Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pesan Kakek yang Sedang Sakit Keras

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Pesan Kakek yang Sedang Sakit Keras

    Post  kuning on Fri Jan 02, 2015 3:32 pm


    Kakek Paijan sedang sakit keras.. Ia merasa waktunya hampir dekat untuk menghadap.. Ia pun mengumpulkan cucu-cucunya.

    Kakek Paijan: "Cu.. Kakek punya satu permintaan.."
    Cucu-cucunya menyimak.. Salah satu dari mereka, namanya si Ucup bertanya..
    Ucup: "Minta apa, Kek? Bilang aja.."
    Kakek Paijan dengan wajah meringis sambil nahan sakit menjawab..
    Kakek Paijan: "Kakek pengen Pepes Tai Burung.."
    Tentu saja cucu-cucunya terkejut.
    Babon: "Yang bener aja, Kek.. Masa Pepes Tai Burung?"
    Kakek Paijan: "Ya mau gimana lagi? Namanya juga pengen.. Ayolah, Cu.. Masa Kakeknya udah mau meninggal, permintaan begini aja gak diturutin.."
    Akhirnya, Maman, salah satu cucunya, saking cintanya ama si Kakek, ia pun menurutinya.

    Maman pergi ke pasar burung.. Ada banyak jenis burung.. Ada burung nuri, beo, merpati, perkutut, dan lain-lain. Pedagang burung pada heran, karena ia hanya mau beli tai burung saja.

    Begitu dapat tai burungnya, Maman langsung memepesnya!! Aromanya? Berasa banget! Gak pake bumbu, udah berbumbu sendiri..

    Udah jadi pepes tai burungnya, Maman pun menyajikan untuk sang kakek.
    Maman: "Nih, Kek, udah jadi.."
    Lalu si kakek perkata..
    Kakek Paijan: "Tulung cicipin, dong.."
    Astaga!
    Maman: "Yang bener aja, Kek.. Masa saya yang icipin?"
    Kakek Paijan: "Ayolah, Cu.. Kan permintaan terakhir Kakek.."
    Terpaksa.. Maman pun mencicipi pepes tai burung itu..
    Kakek Paijan: "Gimana? Enak?"
    Maman: "Namanya tai burung mana enak, Kek!"
    Kakek Paijan: "Hh.. kamu yang sehat aja bilang gak enak, gimana kakek yang sakit.."

    ketawa22 ketawa22


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:17 am