Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Penangkaran Buaya Asam Kumbang di Sunggal Medan

    Share

    putri

    46
    27.06.11

    Penangkaran Buaya Asam Kumbang di Sunggal Medan

    Post  putri on Tue Apr 07, 2015 4:33 pm


    Kota Medan memang belum terlalu dikenal sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Tentu saja kota ini masih memiliki pamor yang lebih rendah dibandingkan Pulau Bali. Tetapi siapa sangka kalau ternyata Kota Medan memiliki banyak sekali tempat wisata yang tidak kalah menarik dengan kota-kota besar lainnya?

    Salah satu tempat wisata yang mengundang banyak pengunjung untuk datang adalah Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Ya, ini seperti bayangan Anda ketika Anda mendengar namanya. Lalu, bagaimana mungkin sebuah penangkaran menjadi tempat wisata yang banyak sekali pengunjung datang? Hal itu tentu saja dipicu oleh keunikan yang ditawarkan penangkaran buaya ini. Keunikan yang kami maksud adalah keberadaan sebuah penangkaran yang jauh dari gambaran penangkaran yang mengerikan dan kotor, sebab semua hal itu tidak akan Anda dapatkan di tempat wisata kebanggaan kota medan ini.

    Penangkaran Buaya Asam Kumbang berada di Jl. Bunga Raya 2 no. 54, kecamatan Sunggal. Penangkaran ini mendapatkan nama Asam Kumbang karena terletak di area dengan nama serupa. Untuk mengunjungi tempat wisata yang satu ini, Anda tidak perlu bersusah payah. Ada beberapa angkutan umum yang dapat langsung mengantarkan Anda ke tempat tujuan. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengambil Angkot 64 dan turun di daerah Kampung Lalang, yang merupakan tempat pemberhentian paling akhir sebelum memasuki Terminal Pinang Baris. Dari situ, Anda harus melanjutkan perjalanan dengan angkot yang memiliki trayek ke Penangkaran Buaya. Angkot akan berhenti tepat di depan gapura penangkaran yang memiliki bentuk buaya, kemudian Anda akan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 100 meter hingga akhirnya sampai di tempat wisata yang cukup ekstrim tersebut.

    Tempat wisata yang membuat Anda bisa melihat banyak sekali buaya, taman buaya asam kumbang ini memiliki luas sekitar 2 hektar. Pada dasarnya ini merupakan sebuah lahan pribadi milik salah satu warga Kota Medan bernama Lo Tham Muk. Asal muasal Penangkaran Buaya Asam Kumbang ini berdiri adalah dari kesukaan beliau terhadap hewan reptil, khususnya buaya. Dimulai pada sekitar tahun 1960, tempat ini akhirnya berkembang cukup pesat hingga akhirnya diputuskan untuk menjadikannya sebuah tempat wisata. Oleh sebab itu Anda akan cukup kaget jika berkunjung ke sini. Selain karena ribuan buaya dari berbagai ukuran, usia, dan jenis yang berada di penangkaran ini, Anda juga akan terkesima dengan kebersihan dan indahnya pemandangan alam di penangkaran tersebut.


    Untuk melihat seluk beluk penangkaran yang cukup luas ini, Anda membutuhkan waktu kira-kira 75 menit untuk hasil yang memuaskan. Anda nantinya akan bertemu juga dengan seekor monyet cerdas dan berani, yang berpose dengan buaya yang sudah jinak. Tentu ini akan sangat berbeda dengan gambaran seekor buaya yang melahap seekor ayam atau bebek dalam sekali tangkap saja, namun masih terbilang cukup menarik. Jika Anda beruntung, Anda juga bisa berpose dengan buaya jinak tersebut, kalau Anda cukup berani. Selain buaya dan monyet, ada juga beberapa satwa lain seperti ular dan kura-kura. Ini juga bisa menjadi sebuah hiburan bagi para pengunjung.

    Sedikit saran dan tips bagi Anda yang memutuskan hendak pergi ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang, lebih baik Anda membawa topi atau payung untuk menghindari cahaya matahari yang cukup terik di Kota Medan. Bawalah juga penutup hidung berupa masker atau kain karena tempat wisata yang merupakan penangkaran ini memiliki bau yang cukup menyengat.

    ~gabeboni.com


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:49 pm