Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Taoisme dan Pernikahan

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Taoisme dan Pernikahan

    Post  lea on Fri May 15, 2015 11:00 am


    Pernikahan merupakan satu hal yang menjadi hak bagi semua orang. Lalu, bagaimana pandangan ajaran Taoisme mengenai pernikahan ya Ladies?

    Terlansir dari laman taoistmastreblog.com, ada beberapa sekte Taoisme yang bukan merupakan ajaran Taoisme murni. Sekte-sekte ini mengadopsi beberapa aturan-aturan dari agama Buddha, dan itu artinya, sekte-sekte ini memiliki biarawan dan juga biarawati. Biarawan dan biarawati ini adalah mereka yang terpisah dari keluarganya dan kemudian tinggal di dalam kuil atau gunung, terpisah dari segala sesuatu yang berbau duniawi.

    Beda halnya dengan ajaran Taoisme murni, hanya beberapa sekte-sekte tertentu Taoisme yang mengadopsi cara ini. Pure Taoisme atau ajaran Taoisme murni malah sebaliknya. Mereka menentang adanya biarawan dan biarawati karena menurut pandangan ajaran Taoisme murni, dengan adanya biarawan atau biarawati itu sama halnya memisahkan seseroang dari keluarganya, merampas haknya untuk bisa tinggal bersama keluarganya untuk kemudian menjadi pekerja di kuil.

    Baik biarawan maupun biarawati, keduanya tidak diperbolehkan menikah, bahkan berbicara mengenai seks saja sudah dilarang. Mereka menilai cinta sebagai semacam penghalang atau masalah dalam kehidupan mereka. Cinta adalah intisari atau pokok bagi suatu pernikahan menurut ajaran Taoisme.

    Intisari kedua pernikahan adalah apapun yang mengikat seorang wanita dan pria akhirnya memutuskan untuk hidup bersama. Terdapat 5 faktor kategori yang dinilai dapat mengikat seorang pria dan wanita dalam satu pernikahan: kejujuran, kepercayaan dan iman, moral dan kebajikan, komunikasi dan kebersamaan.

    Terlepas dari adanya kedua perbedaan ekstrim ini, tentu kita setuju bahwa 5 faktor tersebut memang penting bagi kehidupan rumah tangga, baik di atas ranjang maupun dalam kehidupan sehari-hari, bukan?

    Oleh: Ardisa Lestari


      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 8:44 pm