Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Bahasa Tagalog

    Share

    LiaErma

    3
    24.01.15

    Bahasa Tagalog

    Post  LiaErma on Thu Jul 16, 2015 11:01 am

    Bahasa Tagalog adalah sebuah bahasa yang terutama dipertuturkan secara luas dan sekaligus sebagai bahasa resmi di Filipina. Bahasa ini masih mempunyai hubungan keluarga dengan bahasa-bahasa di Indonesia (Kalimantan dan Sulawesi Utara-Gorontalo) maupun Malaysia (Sabah).

    Tergolong keluarga bahasa Austronesia, bersama-sama dengan bahasa Maori, Indonesia, Melayu, Hawaii, dan bahkan bahasa-bahasa kesukuan di Taiwan. Kesamaan dengan Bahasa Indonesia ini terletak pada banyaknya kemiripan kosakata seperti anak, mahal, murah, kambing, ako, ikaw, dan masih banyak lagi.

    Jumlah penutur dan wilayah sebar tutur

    Bahasa Tagalog atau kadang disebut Filipino, dituturkan oleh lebih kurang 21 juta orang sebagai bahasa pertama dan 50 juta lainnya sebagai bahasa kedua. Penutur bahasa Tagalog sebagai bahasa ibu terkonsentrasi di propinsi Bulacan, Bataan, Aurora, Batangas, Cavite, Laguna, Metro Manila, Nueva Ecija, Quezon dan Rizal. Sedangkan di luar Pulau Luzon, bahasa Tagalog dituturkan di kepulauan Lubang, Marinduque dan bagian utara serta\' timur pulau Mindoro.

    Sejarah

    Pada mulanya bahasa Tagalog ditulis dengan huruf baybayin atau juga disebut alibata, yang berakar dari huruf Brahmi dan terdiri atas 17 huruf, yakni 3 huruf hidup dan 14 huruf mati yakni a,iI, u, ka, nga, ta, da, na, pa, ba, ma, ya, la, wa, sa dan ha. Bukti ini ditemukan oleh para penjajah Spanyol pada abad ke-16. Buku pertama yang ditulis dalam bahasa Tagalog adalah buku berjudul Doctrina Cristiana (Ajaran Kristen) pada tahun 1593. Buku tersebut ditulis dalam bahasa Spanyol dan dua versi bahasa Tagalog, yakni huruf Baybayin dan Latin. Sepanjang 300 tahun pendudukan Spanyol atas Filipina, banyak buku tata bahasa dan kamus yang ditulis tentang bahasa Tagalog ini. Antara lain, Vocabulario de la lengua tagala (1835) dan Arte de la lengua tagala y manual tagalog para la administanci en de los Santos Sacramentos (1850). Sastrawan Tagalog terkemuka pada masa itu adalah Fransisco Baltazar (1788-1862), dikenal dengan julukan Balagtas. Kemudian setelah lepas dari penjajahan Spanyol dan dilakukannya kajian terus-menerus terhadap bahasa-bahasa di Filipina oleh Institut Bahasa Nasional, maka pada tanggal 31 Desember 1937 Presiden masa itu Manuel L. Quezon menetapkan bahasa Tagalog sebagai bahasa negara atau wikang pambansa dari negara Filipina. Dan dipertegas lagi setelah lepas dari Amerika Serikat pada tanggal 4 Juli 1946. Meskipun sempat mendapat tentangan hebat dari pengguna bahasa utama lainnya, khususnya Cebuano, namun bahasa Tagalog tetap menjadi bahasa resmi Filipina. Mulai tahun 1940, bahasa Tagalog mulai diajarkan di sekolah-sekolah seluruh Filipina. Dan sejak tahun 1987 dikenal dengan nama Filipino.

    Dialek

    Bahasa Tagalog terbagi atas beberapa dialek, seperti dialek Lubang, Manila, Marinduque, Bataan, Batangas, Bulacan, Tanay-Paete dan Tayabas. Namun secara umum dialek Tagalog dibagi menjadi dialek utara, tengah (termasuk Manila), Selatan dan Marinduque. Dari semua dialek Tagalog ini, hanya dialek Marinduqe-lah yang paling sulit dipahami, dikarenakan dialek ini mendapat pengaruh dari bahasa-bahasa Visayas.

    Pengaruh Bahasa

    Bahasa Tagalog yang berakar dari bahasa Austronesia memiliki banyak kesamaan kosakata dengan bahasa-bahasa di Indonesia dan Malaysia. Selain itu, karena penjajahan Spanyol, maka banyak sekali kosakata bahasa Spanyol yang masuk dalam bahasa Tagalog, seperti contoh Kumusta ka? Merupakan serapan langsung dari ¿Cómo está?. Selain itu pengaruh bahasa Inggris juga sangat kuat dalam bahasa ini, selain bahasa-bahasa lainnya seperti bahasa Melayu, bahasa Sanskerta (melalui Melayu), bahasa Arab (melalui Melayu), bahasa Tionghoa dan bahasa-bahasa sekitarnya seperti misalnya Kapampangan. Disamping mendapat pengaruh, dua kosakata bahasa Tagalog juga di serap ke dalam bahasa Inggris, yakni boondock, yang berarti daerah pedesaan. Istilah ini dibawa oleh para prajurit Amerika yang bertugas di Filipina pada masa perang, berakar dari kata bundok. Selain itu kata cogon yang berarti sejenis rumput yang dapat dipakai untuk membuat jarring berasal dari kata kugon.

    Ungkapan dasar

    Bahasa Tagalog:


    • Oo = Ya
    • Hindi = Tidak
    • Kumusta? = Apa kabar?
    • Magandang umaga = Selamat pagi
    • Magandang hapon = Selamat siang
    • Magandang gabi = Selamat malam
    • Ano ang pangalan mo? = Siapa namamu?
    • Paalam = Selamat tinggal, sampai jumpa
    • Salamat = Terima kasih, Selamat
    • Walang anuman = Sama-sama
    • Mahal kita = Saya cinta kamu
    • Ano = Apa
    • Paano = Bagaimana
    • Sino = Siapa
    • Kapag = Kapan
    • Nasaan = Dimana
    • Bakit = Mengapa


    SUMBER


      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 1:55 pm