Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Curug Cigamea, Air Terjun Kembar Cantik Di Kaki Gunung Salak Yang Wajib Untuk Di Telusuri

    Share

    alia

    79
    18.09.11

    Curug Cigamea, Air Terjun Kembar Cantik Di Kaki Gunung Salak Yang Wajib Untuk Di Telusuri

    Post  alia on Sun Mar 27, 2016 11:39 am


    Bogor terkenal sekali dengan sebutan kota hujan. Hal ini dikarenakan kota ini sering sekali dilanda hujan dan juga kota Bogor mempunyai hawa yang sangat sejuk khas pegunungan. Bogor juga mempunyai berbagai tempat wisata yang layak untuk ditelusuri, salah satunya Curug Cigamea yang terletak di Terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Yang termasuk dalam kawasan Wisata Gunung Salak Endah di dalam Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

    Curug Cigamea sendiri lokasinya sangat mudah sekali diakses. Para penelusur dapat menempuhnya dengan kendaraan roda dua atauapun roda empat. Selain itu para penelusur bisa juga menggunakan kendaraan umum. Jarak dari Pusat Kota Bogor sendiri kurang lebih sekitar 38 kilometer dan dibutuhkan waktu kurang lebih selama 1, 5 jam untuk sampai di lokasi.

    Ada empat jalur yang dapat digunakan oleh para penelusur untuk menuju kawasan Salak Endah. Jalur yang pertama yaitu jalur Cemplang (Cibungbulang)-Pamijahan-Salak Endah. Jalur yang kedua yaitu jalur Cikampak-Salak Endah. Jalur yang ketiga yaitu Cibatok-Salak Endah dan jalur yang keempat yaitu jalur Tamansari-Gunung Bunder-Salak Endah.

    Jika para penelusur menggunakan kendaraan umum, maka dari terminal barangsiang bogor, para penelusur dapat naik angkot 03 dan turun di Bubulak. Kemudian setelah di Bubulak, para penelusur melanjutkan perjalanan dengan naik angkot lagi ke jurusan Leuwiliang dan para penelusur turun di pertigaan cibatok. Kemudian para penelusur masih harus naik angkot lagi jurusan Gunung Picung dan turun di pemberhentian terakhir. Setelah itu para penelusur melanjutkan perjalanan dengan naik ojek menuju ke pos jaga Wana Wisata Gunung Salak Endah.

    Untuk tiket masuk ke lokasi air terjun sebesar Rp 3500/orang. Sedangkan untuk tiket masuk ke kawasan Wisata Gunung Salak Endah (GSE) seharga Rp 7000/orang dan sudah termasuk kendaraan roda dua.

    Setelah sampai di depan pintu gerbang Curug Cigamea ini, para penelusur sudah dapat melihat keindahan Curug ini dari atas. Namun, jika ingin lebih jelasnya maka para penelusur harus turun ke bawah dan waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit sampai di lokasinya.

    Para penelusur nggak perlu khawatir karena, kondisi jalan menuju lokasi curug sendiri sudah cukup baik yaitu dengan jalan setapak yang terbuat dari batu serta\' tersusun rapi dalam bentuk susunan anak tangga dengan diberi pembatas pagar besi. Bahkan di beberapa bagian jalan tersedia tempat peristirahatan berupa shelter untuk para penelusur beristirahat sambil menikmati keindahan air terjun dari kejauhan.

    Selain itu, selama perjalanan para penelusur juga akan bertemu dengan beberapa ekor monyet yang biasanya mendekat untuk meminta makanan para penelusur. Dan menurut penjaga pintu kawasan curug ini, monyet yang datang bisa mencapai 50 ekor banyaknya.

    Cigamea sendiri berarti gemuruh. Curug Cigamea terdiri dari dua air terjun utama dengan karakter berbeda. Air terjun pertama lebih dekat dengan jalan masuk, dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan hitam. Kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak terlalu dalam dan luas sehingga tidak bisa digunakan para penelusur untuk berenang.

    Sementara itu air terjun yang kedua berjarak sekitar 30 meter dari air terjun pertama dan berada di celah tebing. Air terjun yang kedua ini mempunyai ketinggian sekitar 50 meter dengan aliran air yang turun semakin lebar membelah tebing bebatuan yang berwarna hitam kecoklatan serta\' tumpahan air yang cukup deras dibandingkan air terjun yang pertama. Kolam limpahan air yang ada di bawah air terjun kedua ini cukup luas dengan warna air yang biru kehijau-hijauan di bagian tengah kolam menandakan bagian tersebut cukup dalam, sehingga dapat digunakan para penelusur untuk berenang.

    Kedua air terjun tersebut memanglah sangat cantik sekali. Keduanya seperti air terjun yang kembar, walaupun kenyataannya terdapat perbedaan diantaranya keduanya yaitu ketinggian.

    Jika para penelusur ingin menginap di kawasan ini, maka nggak perlu khawatir karena di kawasan ini sudah terdapat fasilitas penginapan. Untuk masalah harga sendiri bervariasi mulai dari yang paling murah hingga yang paling mahal. Semua tergantung dari fasilitas yang akan didapatkan oleh para penelusur.









    Sumber : travel.detik.com


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 5:12 am