Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    9 Manfaat Tomat, Buah Yang Disangka Sayur

    Share

    via

    851
    04.03.09

    9 Manfaat Tomat, Buah Yang Disangka Sayur

    Post  via on Sun Oct 16, 2016 10:59 am


    Walau sering disangka sayuran, ternyata tomat termasuk dalam kategori buah-buahan. Manfaat tomat, si buah yang biasanya berwarna oranye dan bisa dikonsumi dalam berbagai cara ini, bagi kesehatan tubuh pun beraneka ragam.

    Tomat mengandung antioksidan alami bernama likopen (lycopene), salah satu antioksidan alami paling kuat yang membantu memerangi radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, tomat juga kaya akan alfa-karoten, beta-karoten, lutein, kalori, gula, vitamin A, dan vitamin C. Tak heran jika manfaat tomat juga melimpah ruah.

    Kanker

    Karena mengandung likopen, tomat diduga mampu mencegah berbagai kanker berbahaya seperti kanker serviks (leher rahim), usus besar, rektum, perut, paru-paru, ovarium, pankreas, prostat, payudara, dan kandung kemih. Tomat diduga membantu menjaga DNA dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker. Namun, asumsi tersebut masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut.

    Tekanan darah tinggi

    Tomat mengandung potasium atau kalium. Nah, dengan meningkatkan asupan kalium serta\' mengurangi natrium (garam-garaman) sangat penting untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tomat diduga mampu mengurangi tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi yang ringan.

    Jantung dan pembuluh darah (kadiovaskular)

    Kandungan serat, kalium, vitamin C, dan kolin dalam tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Meningkatkan asupan kalium dan mengurangi natrium membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) dan stroke, menjaga massa otot agar tidak hilang, menjaga kepadatan mineral tulang, dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.

    Kulit

    Menurut sebuah penelitian, likopen diduga mampu meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya dan membantu menjaga kulit tampak awet muda. Selain itu, kandungan kolagen dan vitamin C dalam tomat juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mencegah kerusakan kulit oleh matahari, polusi dan asap, mencegah kerutan halus, dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.

    Asma

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak tomat diduga mampu mengurangi gejala serangan asma pada penderita setelah atau selama olahraga.

    Katarak

    Rajin mengonsumsi tomat diduga mampu mencegah penyakit mata katarak.

    Diabetes

    Satu mangkuk tomat ceri mengandung sekitar 2 gram serat. Dan penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan berserat diduga mampu mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 dan memperbaiki gula darah, lipid, dan kadar insulin bagi penderita diabetes tipe 2.

    Depresi

    Asam folat dalam tomat diduga dapat membantu mengatasi depresi. Caranya, dengan mencegah kelebihan pembentukan hormon homosistein dalam tubuh. Kelebihan hormon ini dapat mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin, dan norepinefrin yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

    Sembelit

    Mengonsumsi makanan dengan kandungan air dan serat tinggi seperti tomat dapat membantu kelancaran buang air besar, meminimalkan sembelit, dan mencegah dehidrasi.

    Berbagai manfaat tomat tersebut memang membutuhkan penelitian dan bukti lebih lanjut, namun jangan ragu untuk mengonsumsi tomat setiap hari. Selain itu, ada yang perlu diperhatikan. Likopen dalam tomat akan lebih baik diserap oleh tubuh apabila tomat sudah dimasak atau diolah, bukan dimakan mentah.


    * alodokter.com


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:23 am